Cuaca Ekstrem, Pemkab Banyuwangi Rutin Pangkas Pohon Rindang

Reporter: Ikhwan
Editor: Gagah Saputra
oleh -36 Dilihat
Pengeprasan pohon di jalan utama di Banyuwangi untuk antisipasi angin kencang.(ikhwan)

KabarBaik.co – Kabupaten Banyuwangi beberapa hari terakhir dilanda cuaca ekstrem. Hujan disertai angin kencang beberapa kali melanda kabupaten di ujung timur Jawa ini.

Untuk keamanan, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi melakukan pemangkasan dahan dan ranting pohon yang berdiri di jalanan kota.

Pemangkasan bertujuan untuk mengantisipasi adanya kasus pohon tumbang akibat angin kencang.

Kepala Bidang Penataan Ruang Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman Banyuwangi Bayu Hadiyanto menjelaskan, pemangkasan pohon sebenarnya telah berlangsung pada puncak musim penghujan Februari lalu.

Baca juga:  Ramadan, Pemkab Banyuwangi Salurkan Tali Asih untuk Seniman dan Budayawan

“Tapi saat itu ada kendala hujan dan sebagainya, kemudian sempat terhenti juga karena ada penilaian Adipura. Bulan ini mulai berlanjut,” kata Bayu, Kamis (13/3).

Bayu menyebut dalam pemangkasan ini, DPU CKPP bekerjasama dengan instansi lain. Seperti PLN, BBPJN dan BPBD.

“Ada juga dari PLN, kemudian dari BBPJN, dan teman-teman dari BPBD. Jadi pengemprasan ini dilakukan bersama-sama di lokasi-lokasi yang berbeda,” terangnya.

Baca juga:  Target Seminggu Tuntas, Sub Pin Polio Putaran Kedua di Banyuwangi Sasar 180.641 Anak

Bayu menyebut, pemangkasan pohon di pinggir jalan untuk mengantisipasi angin kencang yang berpotensi merobohkan pohon. Terlebih, pohon yang roboh di tepi jalan berpotensi mengganggu aktivitas warga.

Pada awal tahun ini, beberapa kasus pohon tumbang terjadi di Banyuwangi. Beberapa di antaranya menutup akses jalan hingga beberapa jam.

Untuk saat ini, wilayah Banyuwangi mulai memasuki masa peralihan dari musim penghujan ke kemarau. Meski demikian, angin kencang masih berpotensi terjadi.

Baca juga:  Apel Gelar Pasukan Wujudkan Pemilu Damai di Bumi Blambangan

“Cukup sulit diprediksi. Sekarang pada Maret, angin kencang bisa tiba-tiba datang. Makanya kami antisipasi dengan mengepras pohon-pohon,” kata Bayu.

Bayu menjelaskan, mayoritas pohon yang dipangkas adalah jenis angsana. Pohon jenis ini memang paling banyak terlihat di sekitaran jalan utama pusat kota Banyuwangi.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.