Dana BGN Seret, 7 Dapur SPPG di Nganjuk Mandek Total

oleh -191 Dilihat
Koordinator Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis Pemkab Nganjuk, Judy Ernanto. (Agus Karyono)
Koordinator Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis Pemkab Nganjuk, Judy Ernanto. (Agus Karyono)

KabarBaik.co, Nganjuk – Operasional sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Nganjuk terpaksa mandek total. Penghentian aktivitas ini dipicu oleh belum adanya transfer anggaran dari Badan Gizi Nasional (BGN) ke rekening masing-masing satuan pelayanan.

“Kalau di Kabupaten Nganjuk posisi sekarang ini sekitar ada 7 dapur yang melaporkan tidak operasional karena virtual accountnya belum tertransfer,” ujar Koordinator Satuan Tugas (Satgas) MBG Pemkab Nganjuk, Judy Ernanto, saat ditemui di kantornya, Kamis (11/6).

Judy mengungkapkan bahwa kemacetan dana dari pusat ini berdampak langsung pada pemenuhan gizi masyarakat di wilayah terkait. Berdasarkan laporan yang masuk, setidaknya ada 7 titik SPPG di berbagai kecamatan yang kini harus meliburkan aktivitas memasaknya.

“Sebenarnya sudah pernah kejadian,” kata Judy merespons pertanyaan mengenai kaitan keterlambatan dengan pergantian pimpinan BGN baru-baru ini.

Menurutnya, keterlambatan transfer dari BGN ke SPPG di daerah merupakan hal yang wajar terjadi dalam dinamika birokrasi, terutama saat masa transisi atau adanya kendala teknis pada program-program skala nasional yang sedang berjalan.

“Jadi 122 itu yang kemarin existing. Nah, sekarang dengan adanya 7 yang libur itu ya berkurang, jadi 115-an” imbuh Judy merinci jumlah SPPG aktif di Nganjuk saat ini.

Meski terjadi pengurangan operasional akibat kendala anggaran, Judy mengaku pihak Pemkab belum menerima laporan mengenai adanya penambahan titik pelayanan baru di wilayah Nganjuk. Penentuan operasional maupun pembukaan dapur baru sepenuhnya berada di bawah kendali pusat.

“Kalau informasi dapur baru ini kami belum dapat update dari teman-teman. Yang jelas kalau kita menyikapi dapur baru saya tidak bisa komen banyak karena mau operasional atau tidak kan tergantung dari BGN,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.