Dituduh Ikut Tawuran, Dua Remaja di Gresik Jadi Korban Perampasan HP dan Motor

Editor: Andika DP
oleh -338 Dilihat
Ilustrasi

KabarBaik.co – Tindak kejahatan perampasan motor dan HP dengan modus menuduh korban terlibat kriminalitas, kembali terjadi di Kabupaten Gresik. Kali ini korbannya dua remaja asal Desa Pongangan, Kecamatan Manyar.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekira pukul 20.30 WIB, Kamis (14/3). Korban berinisial MN dan temannya SR, keduanya berusia 13 tahun. Sepeda motor Aerox W-5912-DK dan dua buah HP raib.

Awalnya, korban setelah menjalankan ibadah salat Tarawih hendak membeli jajan ke wilayah PPS, Kecamatan Manyar. Setelah melewati jembatan tol, keduanya dipepet tiga sepeda motor yang ditunggangi enam orang tidak dikenal.

Baca juga:  Mudik Gratis Bareng Gus Yani dan Bu Min, 18 Armada Bus Antar Ribuan Warga Gresik Pulang Kampung

“Dari keterangan korban, para pelaku ini awalnya tanya arah ke Pasar Gresik. Kemudian pelaku menuduh korban terlibat tawuran,” beber Kanit Reskrim Polsek Manyar Ipda Saiful Rokhim, Jumat (15/3).

Para pelaku lantas memisahkan MN dan SR. Korban MN dibawa ke sekitar PDAM Suci sementara SR digiring ke sebuah warung sepi. Komplotan bandit jalanan itu lalu merampas sepeda motor dan dua HP yang dibawa SR.

Baca juga:  Penjaringan 20 Besar Calon Anggota KPU Gresik

SR kemudian dibawa oleh para pelaku menuju daerah Bunder lalu diturunkan di pinggir jalan. Sementara MN ditelantarkan di dekat PDAM Suci. Kedua pelajar SMP itu pulang lalu membuat laporan ke kantor polisi didampingi orang tua.

“Tadi malam laporan korban sudah kami terima. Adapun yang dirampas oleh pelaku yakni satu unit sepeda motor dan dua HP. Kami sudah ke TKP, dan saat ini masih dalam penyelidikan,” tandas Ipda Saiful Rokhim.

Baca juga:  Prakiraan Cuaca Surabaya Raya Hari Ini 4 April 2024

Pihaknya tidak menampik bahwa modus kejahatan ini sama dengan kejadian sebelumnya di Jalan KH Syafi’i dekat Kantor Desa Suci yang menimpa dua pelajar SMA pada Februari 2023 lalu. Sama, waktu itu pelaku merampas motor dan HP.

Ditanya dugaan pelaku adalah orang yang sama, Saiful tidak ingin berandai-andai. “Kami belum bisa memastikan apakah pelakunya sama, yang pasti saat ini masih penyelidikan,” tutupnya.

 

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.