KabarBaik.co, Sumbawa Barat – Sesosok mayat ditemukan terapung di perairan dekat Pulau 1 Kertasari, Kabupaten Sumbawa Barat, Minggu (24/5). Korban diduga merupakan warga Pulau Bungin yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Jumat (22/5).
Penemuan mayat tersebut pertama kali dilaporkan warga bernama Syahrul melalui grup WhatsApp warga Sumbawa Barat sekitar pukul 09.44 WITA. Informasi itu kemudian diteruskan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa Barat.
Kepala BPBD KSB, Abdullah mengatakan, setelah menerima laporan, tim gabungan langsung diterjunkan menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus proses evakuasi korban. “Begitu informasi diterima, tim gabungan langsung bergerak ke lokasi penemuan mayat untuk melakukan evakuasi,” ujarnya.
Tim gabungan yang terlibat dalam proses penanganan terdiri dari personel TNI, Polri, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) KSB, serta nelayan setempat.
Evakuasi awal dilakukan masyarakat bersama aparat menggunakan dua kapal, yakni kapal cepat milik salah satu hotel di kawasan Kertasari dan kapal nelayan milik warga.
Proses pengangkatan jenazah dilakukan sekitar pukul 11.35 WITA di kawasan Pulau 1 Kertasari. Setelah itu, korban dibawa menuju Pantai Labuhan Lalar dan tiba sekitar pukul 12.58 WITA.
Di lokasi tersebut, ambulans Tim Reaksi Cepat (TRC) Puskesmas II Taliwang telah disiagakan untuk membawa jenazah ke RSUD Asy-Syifa Sumbawa Barat. “Jenazah langsung dipindahkan dari kapal ke ambulans untuk dibawa ke RSUD Asy-Syifa,” kata Abdullah.
Ambulans tiba di rumah sakit sekitar pukul 13.15 WITA. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke ruang jenazah untuk menjalani pemeriksaan visum oleh Tim Inafis Polres Sumbawa Barat.
Pada waktu bersamaan, Tim SAR Pos Sumbawa yang sebelumnya melakukan operasi pencarian di Pulau Bungin bersama BPBD Sumbawa dan pihak keluarga juga berada di RSUD Asy-Syifa guna melakukan identifikasi terhadap korban.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih menunggu hasil identifikasi resmi untuk memastikan identitas korban. (*)






