KabarBaik.co, Filipina – Timnas voli putra Indonesia menunjukkan mental juara saat menghadapi Vietnam di semifinal Leg 1 SEA V Cup 2026. Sempat mendapat tekanan di awal pertandingan, skuad Garuda mampu bangkit dan menutup set pertama dengan kemenangan dramatis 25-22, Sabtu (18/7) malam.
Vietnam tampil mengejutkan sejak awal laga. Mengandalkan kombinasi pemain senior dan talenta muda, tim asuhan Federico Rampazzo sempat membuat Indonesia tertinggal dengan selisih empat hingga lima poin. Pertahanan rapat dan variasi serangan Vietnam membuat Farhan Halim dan kawan-kawan harus bekerja ekstra keras untuk mengejar ketertinggalan.
Namun, pengalaman dan ketenangan para pemain Indonesia menjadi pembeda. Perlahan tetapi pasti, skuad asuhan Reidel Toiran mulai menemukan ritme permainan. Momentum berbalik ketika Indonesia berhasil menyamakan kedudukan dan berbalik unggul 19-17.
Permainan agresif Boy Arnez menjadi salah satu kunci kebangkitan Indonesia. Beberapa kali serangannya mampu menghasilkan poin penting di saat tekanan semakin tinggi. Meski demikian, Indonesia masih sempat melakukan sejumlah kesalahan sendiri yang membuat Vietnam kembali mendekat hingga skor imbang 20-20.
Dalam situasi krusial, Farhan Halim dan kolega tetap tampil tenang. Serangan efektif serta koordinasi permainan yang lebih solid akhirnya membawa Indonesia mengamankan set pertama dengan skor 25-22.
Kemenangan di set pembuka ini menjadi modal penting bagi Indonesia yang datang ke semifinal dengan kepercayaan diri tinggi. Sebelumnya, Merah Putih tampil sempurna di fase grup dengan mengalahkan Kamboja dan tuan rumah Filipina masing-masing dengan skor 3-0.
Indonesia juga berstatus sebagai salah satu kekuatan utama kawasan setelah sukses menjuarai AVC Cup 2026 dengan menumbangkan Korea Selatan di final bulan lalu. Berdasarkan peringkat dunia FIVB terbaru, Indonesia berada di posisi ke-44, sementara Vietnam menempati peringkat ke-63.
Meski unggul secara peringkat dan pengalaman, Vietnam bukan lawan yang bisa diremehkan. Mereka datang dengan wajah baru yang menggabungkan pemain senior seperti opposite hitter Pham Quoc Du, outside hitter Duong Van Tien, dan setter Dinh Van Duy dengan sejumlah pemain muda berpotensi besar.
Pertandingan semifinal ini diprediksi masih akan berlangsung ketat. Indonesia harus menjaga konsistensi permainan jika ingin melangkah ke final dan mempertahankan ambisi menjadi juara SEA V Cup 2026.
Pemenang duel Indonesia kontra Vietnam akan menghadapi Kamboja di partai berikutnya. Kamboja sebelumnya membuat kejutan besar dengan menyingkirkan Thailand, salah satu kandidat kuat juara, lewat kemenangan 3-1. (*)






