Sapu Bersih 2 Emas di Bandung, Surabaya Kukuhkan Dominasi Bola Tangan Nasional

oleh -61 Dilihat
WhatsApp Image 2026 07 18 at 4.13.52 PM
Tim Handball Kota Surabaya (Istimewa)

KabarBaik.co, Surabaya – Tim Handball Kota Surabaya kembali menegaskan eksistensinya sebagai kekuatan besar di kancah nasional. Skuad Kota Pahlawan sukses menyapu bersih dua gelar juara sekaligus pada ajang Bandung Handball Open Championship 2026 yang berlangsung di Queen Stadium, Bandung, 13–17 Juli 2026.

Di partai puncak kategori U-23, tim putri berhasil menaklukkan Kota Bekasi dengan skor tipis 16-15. Sementara itu, tim putra tampil lebih dominan usai menundukkan tuan rumah Kota Bandung dengan skor meyakinkan 23-15. Hasil ini memastikan Surabaya membawa pulang prestasi istimewa, yaitu ‘kawin emas’ dari dua kategori yang diikuti.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Pengurus Kota Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Surabaya Muhammad Faizal menyampaikan bahwa keberhasilan ini bukanlah hasil keberuntungan sesaat, melainkan buah dari proses panjang pembinaan yang konsisten.

“Kemenangan ini bukan keajaiban semalam, tetapi buah dari persiapan yang sudah lama kami bangun. Kami mematangkan fisik, teknik, taktik, dan mental atlet melalui latihan rutin dari Senin hingga Sabtu. Hari Sabtu khusus kami gunakan untuk pertandingan uji coba,” ujar Faizal yang juga menjabat sebagai asisten pelatih tim.

Ia menambahkan, keterbatasan anggaran tidak menyurutkan semangat seluruh pihak. Pengurus, pelatih, hingga orang tua atlet bahu-membahu saling bergotong royong mendukung pembinaan yang mayoritas diisi atlet pelajar SMP dan SMA.

“Mayoritas atlet kami masih pelajar, namun sudah berani bersaing di kategori U-23. Ini adalah bukti nyata keberhasilan sistem pembinaan berjenjang yang kami bangun sejak 2023, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA,” jelasnya.

Persaingan di Bandung sendiri berjalan sangat ketat. Bahkan pada fase penyisihan, tim putra sempat kalah selisih dua poin dari Bandung. Namun, kekalahan itu justru menjadi cambuk motivasi untuk tampil lebih tangguh di partai puncak.

“Di final kami mampu membalas dengan kemenangan meyakinkan. Anak-anak menunjukkan mental juara yang luar biasa dan menang dengan selisih delapan poin,” ungkapnya bangga.

Faizal juga memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para atlet yang rela menempuh perjalanan jauh dari berbagai penjuru kota—mulai dari wilayah timur, utara, hingga pusat—setiap hari menuju lokasi latihan di kawasan Gelora Bung Tomo.

“Anak-anak berlatih dengan komitmen tinggi. Ada yang harus menempuh perjalanan jauh dan menghadapi kemacetan, namun semangat mereka tidak pernah luntur,” ucapnya.

Meski telah menjadi juara nasional, pencapaian ini bukanlah tujuan akhir. Saat ini tim mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 serta agenda nasional lainnya. Faizal berharap dukungan lebih besar dari Pemerintah Kota Surabaya dan KONI Surabaya, terutama terkait penyediaan fasilitas latihan yang lebih representatif, salah satunya pemanfaatan Gelora Pancasila sebagai ruang latihan tertutup.

Selain nomor indoor, Surabaya juga mulai bersiap mengarahkan fokus pada nomor beach handball jika cabang tersebut resmi dipertandingkan di Porprov nanti. Targetnya tetap ambisius: empat medali emas sekaligus untuk kategori putra-putri indoor maupun beach.

“Kalau nomor pantai masuk Porprov, target kami tetap empat emas. Kami optimistis, karena di beberapa kejuaraan nasional cabang ini juga sudah mampu kami sapu bersih,” tegas Faizal.

Berkat raihan gemilang di Bandung, Surabaya kini semakin kokoh berdiri sebagai salah satu pusat kekuatan bola tangan nasional, sekaligus membuka jalan harapan besar menuju prestasi lebih tinggi, termasuk ajang PON.  (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Sugiantoro
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.