KabarBaik.co, Jember – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Jember sejak Rabu (28/1) sore mengakibatkan banjir genangan di belasan lokasi serta musibah tanah longsor.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember mencatat total ada 18 titik kejadian yang tersebar di wilayah kota dan sekitarnya.
Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem mulai terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Curah hujan yang tinggi memicu luapan air yang merendam kawasan padat penduduk dan area institusi pendidikan.
Berdasarkan data hingga pukul 20.45 WIB, Kecamatan Sumbersari menjadi wilayah terdampak paling parah, terutama di kawasan kampus.
“Banjir ada total 16 Titik. Di Kecamatan Sumbersari 9 titik. Kecamatan Patrang 5 titik. Kecamatan Kaliwates 2 titik dan tanah longsor 2 titik di Lingkungan Krajan, Kelurahan Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa dan Lingkungan Mojan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang,” paparnya.
Menanggapi situasi ini, BPBD Jember telah melipatgandakan personel di lapangan untuk mempercepat penanganan darurat dan evakuasi.
“Kami telah menurunkan seluruh Tim Reaksi Cepat (TRC). Kapasitas regu kami gandakan dan dibagi habis ke seluruh titik terdampak untuk melakukan penanganan segera,” ujar Edy.
Petugas BPBD dan relawan tetap bersiaga di lokasi untuk memantau perkembangan situasi serta memastikan keamanan warga yang terdampak genangan. (*)






