KabarBaik.co, Jember — Angin segar berembus bagi para pelaku usaha mikro di Kabupaten Jember. Bunga kredit Permodalan Nasional Madani (PNM) yang semula mencekik hingga 20 persen, kini dipangkas secara signifikan menjadi hanya 8 persen.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Jember Muhammad Fawait saat menghadiri Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro yang diinisiasi Kementerian UMKM bekerja sama dengan Pemkab Jember di Aula New Sari Utama, Selasa (21/7).
Menurut Gus Fawait, kebijakan penurunan suku bunga ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto demi memberikan ruang gerak yang lebih lega bagi para pelaku usaha kecil.
“Penurunan bunga kredit PNM dari 20 persen ke 8 persen ini tentu menjadi kabar yang sangat menggembirakan bagi UMKM di Jember agar mereka bisa lebih leluasa mengoperasikan usahanya,” ungkap Gus Fawait.
Penyelenggaraan festival ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam menggerakkan roda ekonomi dari sektor informal.
Selain membantu proses perizinan usaha agar lebih cepat dan ringkas, agenda ini juga disinergikan dengan program unggulan daerah seperti Mlijo Cinta dan Gerobak Cinta.
Gus Fawait mengapresiasi kepercayan Kementerian UMKM yang telah memilih Jember sebagai pusat pelaksanaan kegiatan strategis ini. Ke depan, Pemkab Jember berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat.
Kemitraan tersebut akan mencakup berbagai lini, mulai dari pPelatihan keterampilan bagi wirausahawan pemula, bantuan sarana dan prasarana penunjang produksi serta fasilitasi permodalan melalui jaringan perbankan resmi.
“Melalui integrasi bantuan alat, kemudahan legalitas, hingga bunga pinjaman yang terjangkau, Pemkab Jember optimistis para pelaku UMKM lokal dapat mendongkrak daya saing dan produktivitas secara berkelanjutan,” pungkasnya.(*)






