KabarBaik.co, Nganjuk – Pemerintah Kabupaten Nganjuk terus bergerak cepat dalam memperluas pemerataan akses pendidikan bagi warganya. Melalui terobosan inovatif bernama Program Sekolah Rakyat, Pemkab Nganjuk berkomitmen memberikan layanan pendidikan berkualitas sekaligus fasilitas asrama gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Sebagai langkah awal, jajaran Pemkab menggelar rapat koordinasi bersama Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), dan Pekerja Sosial (Peksos) untuk memetakan kesiapan para calon peserta didik.
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, menegaskan bahwa validitas data lapangan memegang peranan krusial agar program ini tidak salah sasaran.
“Pendataan yang tepat akan memastikan program ini benar-benar menjangkau anak-anak yang membutuhkan dan sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan,” ujar Kang Marhaen sapaan akrab bupati, Sabtu (11/7).
Berbeda dengan sekolah reguler, Sekolah Rakyat yang berlokasi di Desa Balonggebang, Kecamatan Gondang ini dirancang khusus dengan sistem berasrama.
Konsep ini sengaja dipilih untuk menciptakan lingkungan belajar yang fokus, aman, dan optimal bagi anak-anak yang sebelumnya sempat putus sekolah atau terkendala biaya.
Saat ini, para pendamping sosial masih terus menyisir seluruh wilayah Nganjuk demi menjaring anak-anak yang memenuhi kriteria, yakni berusia 7–12 tahun dan berkomitmen untuk tinggal di asrama.
“Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Nganjuk, Pendamping PKH, Peksos, dan TKSK, diharapkan setiap anak yang memenuhi kriteria dapat terdata secara akurat sehingga memperoleh kesempatan mengenyam pendidikan yang layak,” jelas Kang Marhaen.
Bagi masyarakat Nganjuk yang memiliki anak, saudara, atau tetangga yang sesuai dengan kriteria tersebut, pendaftaran dapat dilakukan dengan menghubungi Pendamping PKH/TKSK di desa masing-masing, atau datang langsung ke Sekretariat PKH/TKSK di kantor kecamatan setempat.
Proses pendaftaran sendiri telah dibuka secara massal hingga batas akhir 10 Juli 2026.
Melalui investasi jangka panjang di bidang pendidikan ini, Pemkab Nganjuk optimistis dapat memutus mata rantai kemiskinan sekaligus mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing tinggi demi masa depan daerah yang lebih cerah.






