KabarBaik.co – Mengeluhkan serangan hama tikus di lahannya, petani di Desa Rambigundam, Kecamatan Rambipuji, Jember wadul ke Ketua DPRD Ahmad Halim dalam reses masa sidang kedua tahun 2025.
Ahmad Amin mengatakan, meski pupuk dan harga gabah saat ini sudah stabil tapi kendala yang dihadapi petani di desanya adalah adanya serangan hama tikus.
“Jujur kami merasa frustasi dan bingung cara penanganannya, karena segala cara sudah dilakukan petani untuk memeranginya,” ungkapnya, Senin (1/9).
Pihaknya juga menyoroti minimnya peran Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) yang melakukan pendampingan. Menurutnya nyaris tidak pernah terlihat dan selama ini petani hanya bekerja sendiri.
“Kami minta, kepada bapak Ketua DPRD, untuk menyampaikan keluhan ini ke pemerintah, karena kalau serangan hama tikus ini dibiarkan, kami para petani bisa gagal panen,” kata Ahmad.
Sementara petani asal Kelurahan Tegal besar, Andi menambahkan, untuk di wilayah perkotaan pihaknya berharap adanya perbaikannya infrastruktur seperti saluran air ke lahan pertanian.
Mengingat untuk kawasan perkotaan, saat ini banyak daerah yang dibangun perumahan, sehingga menghambat saluran air.
Selain itu, pihaknya juga menyoroti Ketua kelompok tani maupun Gapoktan di kelompoknya yang justru tidak memiliki lahan pertanian.
“Untuk perkotaan, ini sangat ironis karena di kelompok kami Ketua dan Gapoktannya tidak memiliki sawah, lalu apakah mereka mengerti kebutuhan petaninya?” ujar Andi.
Menanggapi keluhan para petani tersebut, Ketua DPRD Jember Ahmad Halim menegaskan akan melaporkan ke Dinas Pertanian, dan juga ke Dinas terkait mengenai saluran irigasi yang jadi persoalan petani.
“Nanti akan kami sampaikan ke Dinas Pertanian, dan meminta kepada Dinas untuk melakukan intervensi, agar PPL nya turun ke lapangan,” ujar Halim.
Dalam kesempatan tersebut, Halim juga mengajak seluruh warga yang hadir untuk berdoa agar kedamaian Indonesia tetap terjaga, khususnya di Kabupaten Jember.
Pihaknya juga mengingatkan, agar masyarakat tidak terpengaruh dengan berita hoax.
Kalau ada berita hoax, jangan dilike, tapi dijawab atau dicounter dengan komentar yang mendinginkan,” pungkasnya. (*)








