KabarBaik.co, Lamongan – Kabupaten Lamongan menjadi titik ke-9 pelaksanaan Sapa Bansos Amaliyah Ramadan 1447 Hijriah Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Dalam kunjungannya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial senilai Rp 7,2 miliar.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Pendopo Lokatantra Lamongan, Rabu (4/3), kepada sejumlah penerima manfaat. Di antaranya Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASDP), lansia PKH Plus, KIP (Kewirausahaan Inklusif dan Produktif) Putri Jawara, pendamping PKH Plus, TKSK dan Tagana, hingga perwakilan desa.
Tak hanya bantuan sosial, Pemprov Jatim juga menyerahkan dukungan program pembinaan jalan kabupaten berupa 300 drum aspal. Bantuan ini ditujukan untuk mempercepat penanganan jalan rusak, terutama akibat musim hujan.
“Jadi kita sering mendapat laporan jalan rusak, apalagi karena musim hujan. Ini sistemnya kita sharing Pak Bupati, jadi kami bahannya nanti dari kabupaten tenaganya. Terima kasih, semoga semuanya ini dapat memberi manfaat,” ungkapnya.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiyani, menjelaskan bahwa Lamongan menerima paket bantuan dengan total 10 item program. Program tersebut meliputi bantuan sosial bagi penyandang disabilitas dan lansia, bantuan kemiskinan ekstrem, zakat produktif, bantuan operasional pendamping PKH Plus, tali asih TKSK dan Tagana, santunan jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan bagi ahli waris Tagana, bantuan pemberdayaan BUMDes melalui program Desa Berdaya dan Jatim Puspa, bantuan keuangan desa, hingga pembinaan jalan kabupaten.
“Penyerahan bansos khusus Lamongan dari Dinsos Jatim ini sebesar Rp. 7,2 milyar,” lapor Restu Novi Widiyani.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pemprov Jatim kepada masyarakatnya.
“Saya menyampaikan rerima kasih, saya yakin kehadiran beliau tidak hanya sekedar memberikan bantuan program tapi lebih dari itu beliau hadir di Lamongan untuk senantiasa mendengar dan selalu membersamai masyarakat di Kabupaten Lamongan. Bagi penerima manfaat, penyerahan bantuan ini sebagai penguat, daya tahan untuk keluarga, serta penyambung harapan, terlebih di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang tengah kita hadapi bersama,” ucap Pak Yes.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan mampu memperkuat ketahanan sosial masyarakat sekaligus menjadi penyemangat di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih dirasakan.(*)






