Mahasiswa ITB Asia Malang Diuji Bangun Bisnis Nyata Lewat Business Innovation Expo 2026

oleh -174 Dilihat
IMG 20260720 WA0011
Para mahasiswa saat Demo Day. (Foto: Istimewa)

KabarBaik.co, Malang – Kemampuan mahasiswa dalam membangun dan mengembangkan bisnis diuji secara langsung melalui Business Innovation & Entrepreneur Expo 2026 yang digelar Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Asia Malang. Program inkubasi kewirausahaan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk membuktikan bahwa ide bisnis yang mereka rancang mampu menjawab kebutuhan pasar dan layak dikembangkan menjadi startup.

Selama proses inkubasi yang berlangsung sepanjang Juli 2026, para peserta tidak hanya menyusun konsep usaha, tetapi juga menjalani tahapan validasi pasar, penyempurnaan model bisnis, hingga mempresentasikan produk di hadapan akademisi, pelaku usaha, dan calon investor pada Demo Day serta penjurian 9 Juli 2026.

Rektor ITB Asia Malang, Risa Santoso mengatakan, mahasiswa memang sengaja diuji dengan kondisi yang menyerupai dunia bisnis sesungguhnya agar memiliki pengalaman membangun usaha sejak masih duduk di bangku kuliah. Mahasiswa diharapkan memiliki keberanian untuk memulai usaha sejak masih di bangku kuliah.

“Mereka harus memahami bagaimana membangun bisnis, membaca kebutuhan pasar, hingga menghadirkan solusi yang memberi manfaat bagi masyarakat. Karena itu, kolaborasi dengan HIPMI menjadi langkah penting agar mahasiswa belajar langsung dari para pelaku usaha,” ujar Risa, Senin (20/7).

Menurutnya, pembelajaran kewirausahaan tidak cukup hanya dilakukan di ruang kelas. Mahasiswa harus menghadapi tantangan nyata melalui proses inkubasi, pendampingan, validasi pasar, hingga membangun jejaring profesional sehingga mampu mengetahui apakah bisnis yang mereka rancang benar-benar memiliki prospek.

Untuk memperkuat proses tersebut, ITB Asia Malang menggandeng BPC HIPMI Kota Malang, Inkubator Bisnis INC.85 Asia, serta Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan. Kolaborasi ini menghadirkan mentor dan praktisi bisnis yang memberikan masukan langsung kepada para peserta.

Ketua Umum BPC HIPMI Kota Malang, Hendi Suryo Leksono, mengatakan dunia kampus memiliki banyak inovasi yang membutuhkan pendampingan agar berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan.

“HIPMI siap menjadi mitra strategis kampus melalui pendampingan, mentoring, business matching, hingga membuka akses jejaring dan investasi bagi startup yang memiliki potensi berkembang,” terang Hendi.

Pada tahap akhir kompetisi, puluhan startup mahasiswa mempresentasikan model bisnis mereka di hadapan dewan juri. Penilaian dilakukan berdasarkan aspek inovasi, kelayakan usaha, potensi pasar, model bisnis, serta dampak yang dihasilkan.

Hasilnya, sebanyak 10 tenant startup terbaik memperoleh pendanaan dari INC.85 Asia untuk melanjutkan proses inkubasi dan pengembangan usaha. Selain itu, ITB Asia juga memberikan penghargaan Future Unicorn Award, Disruptor Award, dan Impact Maker Award kepada startup dengan performa terbaik.

Melalui program ini, ITB Asia Malang menegaskan komitmennya membangun ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus. Harapannya, mahasiswa tidak hanya lulus sebagai pencari kerja, tetapi juga menjadi entrepreneur yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.