KabarBaik.co, Nganjuk – Aroma kejutan menyengat jajaran teras Pemerintah Kabupaten Nganjuk pada Senin (6/7) pagi. Secara mengejutkan, Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk, Nur Solekan, terlihat mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Nganjuk.
Kehadiran sosok tertinggi dalam jajaran aparatur sipil negara di daerah ini memicu spekulasi kuat bahwa dirinya tengah memenuhi panggilan pemeriksaan terkait sebuah kasus hukum yang sedang ditangani oleh pihak kejaksaan.
Aktivitas mencolok ini bermula ketika Nur Solekan tiba di kawasan Kantor Kejari Nganjuk sekitar Pukul 09 50 WIB. Dengan mengendarai mobil pribadinya yang berpelat nomor luar daerah.
Kendaraan tersebut sempat berhenti sejenak di area depan sebelum akhirnya diarahkan menuju halaman parkir bagian belakang gedung korps adhyaksa tersebut.
Langkah kaki Nur Solekan tampak tergesa-gesa begitu turun dari mobil. Dengan seragam dinas lengkap yang masih melekat, ia langsung berjalan cepat menuju ruang tunggu utama. Upaya sejumlah awak media yang telah bersiaga sejak pagi untuk mendapatkan konfirmasi tidak membuahkan hasil.
Pejabat nomor satu di birokrasi Nganjuk tersebut memilih bungkam dan hanya melemparkan senyuman tipis ke arah para wartawan yang terus mencecarnya dengan berbagai pertanyaan.
Kabar yang beredar kuat di lapangan memastikan bahwa kedatangan sang Sekda memang untuk menjalani proses pemeriksaan oleh tim penyidik kejaksaan.
Walau pihak Kejari Nganjuk masih menutup rapat informasi dan belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai detail materi pemeriksaan, desas-desus di lingkungan penegak hukum sudah telanjur merebak luas.
Informasi yang berkembang santer mengaitkan pemanggilan Nur Solekan ini dengan penanganan kasus dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pembangunan Bendungan Margopatut.
Proyek infrastruktur tersebut memang sedang menjadi sorotan tajam publik di Kabupaten Nganjuk dalam beberapa waktu belakangan ini akibat adanya indikasi penyelewengan.






