Nganjuk Bersih-Bersih, Belasan Tiang Telekomunikasi Ilegal Dicopot Paksa

oleh -177 Dilihat
Pemkab Nganjuk mencabut belasan tiang ilegal yang mengganggu pemandangan di area kota.
Pemkab Nganjuk mencabut belasan tiang ilegal yang mengganggu pemandangan di area kota.

KabarBaik.co, Nganjuk – Pemerintah Kabupaten Nganjuk bersama 16 penyedia layanan internet (Internet Service Provider/ISP) terus menunjukkan keseriusannya dalam membenahi estetika kota.

Memasuki pekan ketiga gerakan gotong royong penataan jaringan telekomunikasi, petugas gabungan menyisir sejumlah jalan protokol dan berhasil mencopot belasan tiang telekomunikasi yang menyalahi aturan, Sabtu (4/7).

Kegiatan yang digagas oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Nganjuk ini dipimpin langsung oleh Kepala Diskominfo Nganjuk, Subani, serta mendapat pengawalan ketat dari Kepala Satpol PP Kabupaten Nganjuk, Nafhan Tohawi.

“Kita kembali melakukan penataan jaringan internet atau fiber optik. Ini sudah memasuki minggu ketiga pelaksanaan. Ada enam titik yang menjadi sasaran, di antaranya Jalan Imam Bonjol, Yos Sudarso, Trunojoyo, dan Veteran,” ujar Subani saat memimpin jalannya penataan jaringan fiber optik (FO).

Penertiban kali ini memang difokuskan pada kawasan padat di sejumlah ruas jalan utama kota. Selain merapikan kabel-kabel yang menggelantung semrawut, tim gabungan juga membongkar tiang telekomunikasi yang dinilai tidak sesuai standar.

Salah satu titik pembersihan yang mencolok berada di pertigaan Jalan Diponegoro, tepatnya di depan gerai Mie Gacoan, di mana proses pencabutan harus menggunakan alat berat berupa crane milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

“Pencabutan tiang ini merupakan hasil kesepakatan bersama. Harapannya kawasan ini menjadi lebih bersih, indah, dan tertata rapi. Itu tujuan utama kita,” tegas Subani.

Ia menambahkan bahwa agenda penertiban ini akan terus digelar secara rutin setiap pekan, dengan proses evaluasi berkala setiap hari Senin atau Selasa.

Gerakan yang melibatkan belasan provider internet ini direncanakan tidak hanya berhenti di pusat kota. Target awal penataan memang diprioritaskan di wilayah Kecamatan Nganjuk (kota).

Namun, setelah kawasan perkotaan dinilai steril dan rapi, tim gabungan akan langsung bergeser ke kecamatan-kecamatan penyangga lainnya secara bertahap.

“Saat ini fokus kita di Kecamatan Nganjuk. Setelah selesai dan tertata rapi, baru akan bergeser ke kecamatan lainnya secara bertahap,” ungkap Kepala Diskominfo tersebut, menyebut wilayah seperti Kertosono, Baron, dan Warujayeng sebagai target berikutnya.

Melalui program ini, Pemkab Nganjuk berharap masyarakat bisa merasakan langsung dampak positif dari komitmen bersama ini, yakni lahirnya lingkungan yang jauh lebih aman, bersih, dan sedap dipandang mata.

Di sisi lain, perwakilan Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk, Supriyanto, menekankan bahwa tindakan tegas berupa pencabutan tiang ini tidak dilakukan sembarangan, melainkan mengacu pada hasil survei lapangan dan regulasi bersama. Pemkab membatasi jumlah tiang di setiap titik krusial demi menjaga keindahan tata kota.

“Tiang yang dicabut adalah tiang yang tidak memenuhi standar hasil survei tim. Pada titik pertigaan maupun perempatan, jumlah tiang dibatasi maksimal tiga hingga empat tiang dengan tinggi minimal enam meter. Tiang yang melebihi ketentuan tersebut kami tertibkan. Hari ini kurang lebih ada 12 tiang yang berhasil dicabut bersama-sama,” terang Supriyanto.

Langkah taktis ini diharapkan menjadi momentum besar bagi Kabupaten Nganjuk untuk mewujudkan infrastruktur telekomunikasi yang modern, tertib, aman, sekaligus meningkatkan indeks estetika kawasan ramai.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Agus Karyono
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.