KabarBaik.co, AS- Erling Haaland kembali membuktikan diri sebagai penyerang paling mematikan di dunia. Striker Manchester City itu mencetak dua gol untuk membawa Norwegia menumbangkan Brasil 2-1 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion New York/New Jersey, Amerika Serikat, Senin (6/7) dini hari WIB.
Kemenangan bersejarah ini memastikan Norwegia untuk pertama kalinya melangkah ke babak perempat final Piala Dunia sekaligus menyingkirkan salah satu favorit juara.
Brasil yang ditangani Carlo Ancelotti turun dengan formasi 4-2-3-1. Alisson dipercaya di bawah mistar gawang, didukung Danilo, Gabriel Magalhaes, Marquinhos, dan Douglas Santos di lini belakang. Casemiro serta Bruno Guimaraes mengawal sektor tengah, sementara Rayan, Gabriel Martinelli, dan Vinicius Junior menopang Matheus Cunha sebagai ujung tombak.
Sebaliknya, pelatih Stale Solbakken kembali mengandalkan kekuatan generasi emas Norwegia melalui skema 4-1-2-3. Orjan Nyland mengawal gawang, dibantu Kristoffer Ajer, Torbjorn Heggem, David Moller Wolfe, dan Julian Ryerson. Di lini tengah, Martin Odegaard menjadi otak permainan bersama Sander Berge dan Patrick Berg, sedangkan trio Antonio Nusa, Alexander Sorloth, serta Erling Haaland menjadi andalan di lini depan.
Sejak awal pertandingan, Norwegia tampil berani dan tidak membiarkan Brasil mengembangkan permainan. Tim Skandinavia justru lebih dominan menguasai bola hingga mencapai 66 persen, berbanding 34 persen milik Brasil. Norwegia juga mencatat 653 operan dengan akurasi mencapai 92 persen, jauh lebih baik dibanding 313 operan Brasil dengan akurasi 88 persen.
Meski Brasil sedikit unggul dalam jumlah tembakan, yakni dua belas berbanding sembilan, efektivitas menjadi milik Norwegia. Lima dari sembilan tembakan Norwegia tepat mengarah ke gawang, sedangkan Brasil hanya mampu menghasilkan empat tembakan tepat sasaran.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-72. Berawal dari serangan yang dibangun rapi, bola dikirim ke kotak penalti dan disambut sundulan keras Erling Haaland yang gagal dihalau Alisson. Gol tersebut membuat Norwegia semakin percaya diri, sementara Brasil mulai meningkatkan intensitas serangan.
Namun, rapatnya pertahanan Norwegia membuat Vinicius Junior, Gabriel Martinelli, hingga Matheus Cunha kesulitan memperoleh ruang. Martin Odegaard juga tampil impresif dalam mengatur ritme permainan sehingga Brasil lebih banyak mengejar bola sepanjang laga.
Saat Brasil terus menekan demi mencari gol penyeimbang, Norwegia justru memanfaatkan ruang kosong melalui serangan balik pada masa injury time. Pada menit ke-90, Haaland kembali menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Selecao. Striker berusia 25 tahun itu menuntaskan peluang dengan penyelesaian klinis untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0 sekaligus memastikan kemenangan Norwegia.
Dwigol tersebut menegaskan status Haaland sebagai bintang utama Norwegia di Piala Dunia 2026. Selain membawa timnya lolos ke delapan besar, penampilannya juga memperlihatkan efektivitas luar biasa dengan memaksimalkan peluang yang diperoleh. Haaland pun kini bersaing sebagai top skor bersama Lionel Messi dan Kylan Mbappe.
Brasil berhasil memperkecil kekalahan melalui gol tunggal Neymar Jr menit ke 90+10 yang dimasukkan pada babak kedua.
Keberhasilan ini menjadi tonggak sejarah sepak bola Norwegia. Setelah terakhir tampil di Piala Dunia pada 1998, generasi yang dipimpin Haaland dan Martin Odegaard kini membawa negaranya mencatat pencapaian terbaik sepanjang sejarah dengan menembus babak perempat final.
Di sisi lain, hasil ini menjadi pukulan telak bagi Brasil. Tim yang mengincar gelar dunia keenam harus mengakhiri perjalanan lebih awal meski diperkuat sejumlah pemain bintang. Dominasi statistik sederhana seperti jumlah tembakan tidak mampu mengimbangi kualitas penguasaan bola, organisasi permainan, dan efektivitas penyelesaian akhir yang ditunjukkan Norwegia.
Norwegia kini menunggu pemenang laga Meksiko kontra Inggris di babak perempat final. Dengan performa solid, pertahanan disiplin, kreativitas Martin Odegaard di lini tengah, serta ketajaman Erling Haaland di depan gawang, tim berjuluk Singa Nordik itu menjelma sebagai salah satu kuda hitam paling berbahaya dalam perburuan gelar Piala Dunia 2026. (*)






