KabarBaik.co, Kota Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menekankan pentingnya amanah, integritas, dan profesionalisme dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Hal itu disampaikan Ning Ita saat melantik pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Mojokerto periode 2026–2031.
Pelantikan digelar di Pendopo Sabha Kridha Tama Rumah Rakyat, Kota Mojokerto. Dalam sambutannya, Ning Ita menyampaikan selamat kepada tiga pengurus yang baru dilantik, yakni Dwi Hariadi sebagai ketua, Muhtadi sebagai Wakil Ketua I, dan Akhnan sebagai Wakil Ketua II.
Ning Ita mengakui jumlah pengurus BAZNAS saat ini berkurang dari lima menjadi tiga orang. Meski demikian, ia optimistis efisiensi tersebut tidak akan mengurangi kinerja lembaga.
“Saya optimistis meskipun jumlah pengurusnya tiga orang, kinerja BAZNAS tetap maksimal dan tidak mengurangi output maupun kualitas pengelolaan zakat di Kota Mojokerto,” ujarnya, Rabu (4/3).
Menurut dia, tugas sebagai pengurus BAZNAS merupakan amanah besar. Sebab, pengelolaan ZIS tidak hanya bersumber dari aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga dari masyarakat luas.
“Amanah ini berat karena pertanggungjawabannya bukan hanya kepada masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT. Karena itu harus dijalankan dengan benar dan penuh integritas,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan ZIS secara profesional dan modern, berbasis data, serta dilengkapi perencanaan yang matang. Sistem monitoring dan evaluasi yang jelas, kata dia, diperlukan agar hasil kerja terukur.
Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci menjaga kepercayaan publik.
“Kepercayaan ASN dan masyarakat adalah modal utama. Kalau dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel, maka kepercayaan publik akan semakin meningkat,” tambahnya.
Selain mendorong tata kelola yang baik, Ning Ita juga meminta BAZNAS berinovasi dalam menghimpun zakat. Ia berharap penghimpunan dana tidak hanya bergantung pada ASN, tetapi juga melibatkan partisipasi masyarakat dan badan usaha.
Dalam konteks pembangunan daerah, ia menegaskan BAZNAS merupakan mitra strategis Pemerintah Kota Mojokerto dalam upaya menurunkan angka kemiskinan.
Ia menyebut tren angka kemiskinan di Kota Mojokerto terus menurun dan berharap sinergi berbasis data dengan perangkat daerah semakin diperkuat.
Ning Ita berharap, para pengurus dapat menjalankan amanah hingga akhir masa bakti pada 2031 dengan penuh tanggung jawab serta senantiasa mendapat bimbingan Tuhan dalam setiap langkah pengabdian. (*)







