KabarBaik.co, Sidoarjo — Polsek Sukodono mengungkap fakta di balik peristiwa yang sempat viral di media sosial terkait dugaan percobaan pencurian perhiasan dua siswi SDN Pekarungan, Kecamatan Sukodono. Hasil penyelidikan menyebut, aksi tersebut diduga merupakan percobaan penipuan dengan modus mengukur baju untuk membujuk korban melepas anting yang dikenakan.
Kanit Reskrim Polsek Sukodono Iptu Hasan Yusuf Efendi mengatakan, peristiwa yang terjadi pada Jumat (24/7) kemarin sekitar pukul 11.00 WIB itu bermula saat dua siswi kelas 3 SD Negeri Pekarungan saat berjalan pulang usai sekolah. Saat itu, keduanya dihampiri seorang perempuan tak dikenal yang mengendarai sepeda motor Honda Revo biru silver.
Pelaku kemudian berpura-pura ingin mengukur baju korban. Di sela-sela percakapan, perempuan tersebut meminta kedua siswi melepas anting yang mereka kenakan. Namun, permintaan itu justru membuat korban curiga sehingga tidak menurutinya.
“Itu bukan percobaan penculikan, tapi diduga percobaan penipuan untuk mengambil perhiasan anting anak-anak,” kata Hasan, Senin (27/7).
Merasa ada yang tidak beres, kedua siswi langsung berlari kembali ke sekolah dan melaporkan kejadian tersebut kepada guru. Keberanian korban membuat pelaku gagal menjalankan aksinya dan meninggalkan lokasi tanpa sempat membawa barang apa pun.
“Tidak ada yang diambil, dua anak itu langsung lari,” ujar Hasan. Ia menegaskan, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya unsur kekerasan maupun upaya membawa paksa terhadap korban seperti isu yang sempat beredar di media sosial.
Meski demikian, Polsek Sukodono mengimbau para orang tua agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan yang menyasar anak-anak. Orang tua diminta terus mengingatkan anak agar tidak mudah percaya kepada orang asing, terutama jika diminta menyerahkan atau melepas barang berharga yang dikenakan.(*)








