Residivis Curas Dibekuk Satreskrim Polres Pasuruan Saat Urus Administrasi Kependudukan

oleh -404 Dilihat
WhatsApp Image 2026 04 16 at 13.11.52
Barang bukti curas yang diamankan Polres Pasuruan Kota. (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co, Pasuruan – Satreskrim Polres Pasuruan Kota bersama Polsek Grati berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang terjadi di wilayah Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (10/4) sekitar pukul 09.10 WIB di depan Balai Desa Ranuklindungan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Korban DS (35), warga Kecamatan Grati, yang saat itu sedang berboncengan sepeda motor bersama rekannya usai dari BRI Ngopak menuju pulang ke rumah. Setibanya di lokasi kejadian, korban dipepet oleh seorang pelaku yang mengendarai sepeda motor dari arah kiri. Kemudian pelaku langsung menarik dan merampas dompet milik korban, lalu melarikan diri ke arah selatan.

Menindaklanjuti laporan yang masuk, polisi langsung melakukan penyelidikan intensif dengan menganalisa sejumlah rekaman CCTV di beberapa titik. Dari hasil penyelidikan tersebut, pada Rabu (15/4), pelaku berhasil teridentifikasi dan diamankan saat berada di Kantor Kecamatan Grati ketika sedang mengurus administrasi kependudukan.

Pelaku yang diamankan diketahui berinisial UY (27), warga Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa sepeda motor, pakaian korban, dan uang tunai Rp 832 ribu. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengakui perbuatannya dan nekat melakukan aksi tersebut karena memiliki niat untuk melakukan tindak kejahatan.

“Hasil pemeriksaan pelaku mengakui perbuatannya dan saat ini menjalani proses penyidikan lebih lanjut oleh penyidik Satreskrim,” kata Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaedi, Kamis (16/4).

Saat ini tersangka telah diamankan di Mapolres Pasuruan Kota guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 479 KUHP atau Pasal 476 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan/pencurian biasa. Selain itu, tersangka juga merupakan residivis dalam kasus serupa dan pernah menjalani hukuman penjara atas perkara jambret pada 2022 lalu. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.