KabarBaik.co, Banyuwangi – Kapal Negara (KN) SAR Widura 225 milik Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) resmi sandar di Pelabuhan Marina Boom Banyuwangi, Rabu (10/6). Kapal tersebut ditempatkan untuk memperkuat kesiapsiagaan dan respons operasi pencarian serta pertolongan (SAR) di wilayah Selat Bali dan kawasan Tapal Kuda Jawa Timur.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa mengatakan, penempatan KN SAR Widura 225 merupakan upaya meningkatkan kecepatan dan efektivitas penanganan kondisi darurat di wilayah perairan yang memiliki aktivitas pelayaran cukup tinggi.
“Penempatan KN SAR Widura 225 di Banyuwangi merupakan langkah strategis untuk memperkuat kesiapsiagaan operasi SAR di wilayah Selat Bali dan perairan sekitarnya,” kata Oka.
KN SAR Widura 225 merupakan kapal kelas II sepanjang 40 meter yang memiliki kecepatan maksimal 30 knot dan kecepatan jelajah 20 knot. Kapal ini mampu beroperasi mandiri hingga 60 jam non-stop dengan daya jelajah mencapai 1.200 nautical mile.
Selain dilengkapi sistem navigasi dan komunikasi modern, kapal tersebut juga membawa berbagai peralatan SAR serta Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk mendukung operasi penyelamatan di perairan dangkal maupun sepanjang garis pantai.
Basarnas berharap kehadiran KN SAR Widura 225 dapat semakin mengoptimalkan layanan pencarian dan pertolongan di wilayah Banyuwangi, Selat Bali, dan kawasan Tapal Kuda guna mendukung keselamatan pelayaran serta misi kemanusiaan di laut.
“Dengan kemampuan yang dimiliki kapal ini, respons terhadap kondisi darurat dapat dilakukan lebih cepat, efektif, dan profesional demi keselamatan masyarakat,” tandasnya. (*)






