KabarBaik.co, Jember – Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. Soebandi Jember semakin mengukuhkan posisinya sebagai pusat layanan kesehatan unggulan di Jawa Timur.
Peningkatan signifikan pada aspek fasilitas dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) membawa rumah sakit ini kembali ke jalur utama sebagai rujukan kesehatan di wilayah Tapal Kuda.
Bupati Jember, Gus Fawait memberikan testimoni langsung mengenai transformasi layanan tersebut. Setelah menjalani perawatan sejak Senin lalu, ia mengaku terkesan dengan standar pelayanan yang diberikan.
“Berdasarkan pengalaman saya yang sering berobat ke Surabaya saat di DPRD Jatim, saya merasakan langsung bahwa SDM dan fasilitas di RSD dr. Soebandi saat ini sudah setara dan tidak kalah dengan rumah sakit besar di Surabaya,” ungkap Gus Fawait dalam program Pro Gus’e Update pada Kamis malam (23/4).
Sesuai mandat Gubernur Jawa Timur, RSD dr. Soebandi telah ditetapkan sebagai rujukan bagi tujuh kabupaten dan kota di sekitarnya. Saat ini, rumah sakit tipe B pendidikan tersebut didukung oleh kekuatan medis yang mumpuni, dengan 160 Dokter Umum, 66 Dokter Spesialis, 31 Dokter Subspesialis.
Melihat kesiapan ini, Pemerintah Kabupaten Jember optimis memasang target ambisius untuk menaikkan kelas rumah sakit menjadi Tipe A sebelum tahun 2029.
“Saya tidak sekadar mengecek, saya merasakan sendiri. Rumah sakit ini telah kembali ke cita-cita awalnya menjadi rujukan regional dan fasilitas kesehatan terbaik di ujung timur Pulau Jawa,” tegas Bupati.
Prestasi RSD dr. Soebandi kian mentereng dengan terbitnya Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/111/2026. Rumah sakit ini terpilih sebagai salah satu penyelenggara utama program pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit (hospital-based).
Dengan pencapaian ini, RSD dr. Soebandi tidak hanya berperan dalam menyembuhkan pasien, tetapi juga menjadi kawah candradimuka bagi lahirnya dokter-dokter spesialis masa depan Indonesia. (*)






