KabarBaik.co, Jember – Komitmen dalam menjaga dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat terus ditunjukkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Jember. Salah satu unit yang aktif bergerak adalah SPPG Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang.
Dalam menjalankan tugasnya, lembaga ini menerapkan pengawasan ketat dari tenaga ahli serta berpatokan pada petunjuk teknis (juknis) resmi.
Kepala SPPG Wringinagung, Harun Al Rasyid, menegaskan bahwa seluruh menu makanan yang didistribusikan telah melalui perhitungan matang. Pihaknya tidak pernah sembarangan dalam menentukan komposisi hidangan.
“Formulasi gizi di sini tidak sekadar dihitung di atas kertas oleh pengawas gizi. Seluruh prosesnya wajib melewati beberapa tahapan seleksi agar selaras dengan juknis yang diterbitkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN),” ungkap Rasyid pada Jumat (19/6).
Rasyid juga membeberkan adanya regulasi khusus dari BGN yang menginstruksikan penyajian hidangan istimewa pada momentum tertentu. Berdasarkan arahan tersebut, setiap hari Jumat, SPPG diwajibkan menghadirkan olahan berbahan dasar daging sapi.
“Khusus hari ini, tim pengawas gizi kami telah merancang menu berbasis daging sapi. BGN memang menekankan agar ada menu spesial yang disajikan setiap hari Jumat,” tambahnya.
Dalam sehari, fasilitas SPPG ini mampu mengolah dan menyalurkan sebanyak 2.160 paket makanan sehat (ompreng). Distribusi bantuan pangan ini menyasar dua kelompok utama di masyarakat
“Untuk sektor pendidikan 1.631 porsi, yang dialokasikan khusus untuk para siswa sekolah serta tenaga pengajar,” ungkapnya.
Sedangkan untuk sektor Non-peserta didik 529 porsi, dan disalurkan kepada kelompok masyarakat rentan, yang terdiri dari balita, ibu hamil, serta ibu menyusui.
Melalui perpaduan regulasi yang jelas dan kontrol nutrisi yang disiplin, program ini diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan. Tujuan utamanya adalah mendongkrak derajat kesehatan serta menjamin kecukupan gizi warga di wilayah Kecamatan Jombang.(*)








