KabarBaik.co, Gresik – Sebanyak 80 tim Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) dari berbagai wilayah di Kabupaten Gresik ambil bagian dalam Kapolres Gresik Esports Competition 2026. Kegiatan berlangsung dua hari 19-20 Juni di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik.
Turnamen yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 itu berlangsung meriah. Total ada 400 peserta yang terbagi ke dalam 80 tim. Yakni 32 tim kategori umum, 32 tim kategori pelajar dan 16 tim kategori instansi.
Sejak Jumat (19/6) pagi, ratusan peserta memenuhi arena pertandingan untuk memperebutkan Piala Kapolres Gresik sekaligus membuka peluang tampil pada ajang Esports Kapolri Cup 2026.
Pembukaan kompetisi dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gresik, pimpinan instansi vertikal, pelaku usaha, organisasi olahraga, hingga komunitas esports yang turut memeriahkan suasana.
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Asluchul Alif, Dandim 0817 Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, Ketua Pengadilan Negeri Achmad Rifai, Ketua Pengadilan Agama Rusdiansyah, Sekretaris Daerah Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala Disparekrafbudpora Saifudin Ghozali, serta Ketua Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan, kompetisi esports tersebut menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat sekaligus mengembangkan prestasi di bidang olahraga digital.
“Esports saat ini berkembang menjadi olahraga yang diminati berbagai kalangan. Melalui kolaborasi Polres Gresik bersama Disparekrafbudpora dan ESI Kabupaten Gresik, kami ingin menghadirkan ruang yang positif bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan dan prestasinya,” kata AKBP Ramadhan.
Menurut dia, esports tidak hanya berbicara soal kemampuan bermain gim, tetapi juga mengajarkan nilai kerja sama tim, strategi, disiplin, dan sportivitas yang penting bagi pembentukan karakter generasi muda.
Suasana pembukaan semakin semarak saat Kapolres Gresik secara resmi membuka turnamen yang akan berlangsung selama dua hari tersebut.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Kapolres Gresik Esports Competition 2026 dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 secara resmi saya nyatakan dibuka,” ujar Ramadhan yang disambut tepuk tangan meriah.
Ia berharap turnamen tersebut mampu melahirkan atlet-atlet esports berbakat yang dapat membawa nama Kabupaten Gresik ke level kompetisi yang lebih tinggi, termasuk pada ajang Esports Kapolri Cup 2026.
Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi inisiatif Polres Gresik yang menghadirkan kompetisi esports sebagai bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80.
Menurutnya, keikutsertaan 80 tim menunjukkan tingginya antusiasme generasi muda terhadap perkembangan esports di Kabupaten Gresik.
“Kegiatan ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi bagi komunitas esports. Mudah-mudahan seluruh peserta merasa senang dan kompetisi berjalan sukses hingga akhir,” ujar Bupati Yani.
Ia menilai Gresik memiliki banyak talenta muda potensial yang dapat berkembang menjadi atlet esports berprestasi di tingkat regional maupun nasional.
“Kami melihat banyak bakat esports di Gresik. Turnamen ini bisa menjadi langkah awal untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah,” katanya.
Melalui Kapolres Gresik Esports Competition 2026, Polres Gresik tidak hanya memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan komunitas dalam mendukung perkembangan olahraga digital yang kian diminati generasi muda.(*)






