KabarBaik.co, Sidoarjo — Di tengah padatnya arus lalu lintas pagi saat warga berangkat kerja, kecelakaan tragis terjadi di Jalan Raya Kletek, Krian–Surabaya, tepatnya di depan showroom Hino kawasan Taman, Sidoarjo, Senin (20/4) sekitar pukul 06.30 WIB.
Korban diketahui bernama Bima Tiara Putra, warga kelahiran Trenggalek yang tinggal di Magersari, Kota Mojokerto. Ia ditemukan tergeletak di badan jalan sisi utara dari arah Krian menuju Surabaya setelah mengendarai sepeda motor Suzuki Smash bernopol AG-6814-YO. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Hingga saat ini, kronologi pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Namun, berdasarkan keterangan warga sekitar, peristiwa tersebut diduga merupakan kasus tabrak lari. Identitas kendaraan yang terlibat masih belum diketahui.
Salah satu saksi mata, Tomi, 49, menyebut korban diduga sedang dalam perjalanan menuju tempat kerja saat kejadian berlangsung. Hal ini terlihat dari atribut yang dikenakan korban.
“Sepertinya korban mau berangkat kerja, karena pakai sepatu dan membawa tas,” ujarnya.
Kapolsek Taman Kompol Kanisius Franata, membenarkan adanya kecelakaan lalu lintas tersebut yang menyebabkan seorang pengendara meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Benar adanya lakalantas di depan showroom Hino Taman Sidoarjo, seorang pengguna motor Suzuki Smash meninggal di lokasi kejadian akibat tabrak lari. Hingga kini anggota kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.
Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati, terutama pada jam sibuk di pagi hari. Menurutnya, volume kendaraan di awal pekan cenderung meningkat sehingga risiko kecelakaan juga lebih tinggi.
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di jalur utara arah Surabaya sempat mengalami kemacetan, mengingat waktu kejadian bertepatan dengan jam sibuk pagi hari.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi. Sementara itu, jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Anwar Medika untuk dilakukan Visum et Repertum (VeR)
Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku tabrak lari dan memastikan kronologi lengkap kejadian tersebut.(*)







