KabarBaik.co, Pasuruan – Upaya Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk terus menekan angka kemiskinan ekstrem menunjukkan progres positif, tercatat banyak serangkaian program perlindungan sosial yang terintegrasi dan terbukti efektif dalam menurunkan angka kemiskinan.
Penurunan ini dinilai sebagai hasil nyata dari komitmen pemerintah dalam memastikan setiap bantuan tersalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengatakan, validasi data menjadi kunci utama pemerintah dalam membersihkan daftar penerima manfaat dari warga yang secara ekonomi sudah dianggap mampu namun masih terdata sebagai warga prasejahtera.
Langkah tegas ini diambil agar postur anggaran bantuan sosial dapat dialokasikan lebih efektif untuk mendongkrak ekonomi keluarga di level terbawah.
“Orang-orang yang pura-pura miskin itu dikeluarkan, jadi yang selama ini punya kendaraan pribadi namun mendapatkan bantuan kita tertibkan dengan pendataan ulang,” kata Bupati Rusdi, Kamis (28/5).
Ia menegaskan bahwa perbaikan data desil secara masif otomatis akan memunculkan angka kemiskinan yang jauh lebih akurat dan objektif, pemerintah daerah juga meluncurkan inisiatif Sekolah Rakyat untuk menjamin keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Banyak program masif yang dijalankan, seperti saat anaknya masuk Sekolah Rakyat, maka rumah orang tuanya juga akan kita perbaiki melalui program RTLH,” tambah Mas Rusdi.
Lebih lanjut Mas Rusdi menegaskan sektor pemberdayaan ekonomi lokal juga diperkuat melalui program penyediaan gizi yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat sebagai relawan dapur. Model pemberdayaan ini terbukti efektif memberikan penghasilan tambahan bagi warga sekitar sehingga mereka memiliki daya beli yang lebih baik untuk mencukupi kebutuhan harian.
“Adanya relawan dapur dalam program gizi tersebut membantu masyarakat sekitar mempunyai pendapatan yang layak sehingga mengurangi kemiskinan ekstrem,” jelas Bupati.
Dengan memiliki sumber pendapatan baru, para relawan yang sebelumnya berada di garis kemiskinan kini mulai merangkak naik menuju taraf hidup yang lebih mandiri, tren penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Pasuruan diharapkan terus berlanjut melalui sinkronisasi program antara pemerintah pusat dan daerah.
“Mohon doanya agar kami terus dapat semaksimal mungkin melaksanakan banyak program yang endingnya menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Pasuruan,” harapnya.







