Waspada El Nino, DPRD Jember Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi Pertanian

oleh -49 Dilihat
Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto. (Aji)
Ketua Komisi B DPRD Jember Candra Ary Fianto. (Aji)

KabarBaik.co, Jember – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember mulai memberikan perhatian serius terhadap potensi dampak fenomena El Nino yang diprediksi akan memicu kemarau panjang. Pemerintah daerah diminta segera mengambil langkah mitigasi strategis demi menjaga stabilitas sektor pertanian.

Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, mengungkapkan bahwa meski serapan gabah pada triwulan pertama tahun 2026 berjalan optimal, ancaman kekeringan di wilayah Jawa tetap menjadi risiko besar yang harus diantisipasi sejak dini.

“Serapan gabah triwulan pertama sudah sangat bagus. Namun, kita tidak boleh lengah karena ada ancaman El Nino yang membayangi wilayah Jawa dan sekitarnya,” ujar Candra, Jumat (1/5).

Candra menekankan pentingnya pemerintah melakukan pemetaan terhadap lahan pertanian yang masuk dalam zona rawan krisis air. Pemetaan ini krusial agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran dan produktivitas petani tetap terjaga meski dalam kondisi cuaca ekstrem.

“Jadi harus memaksimalkan program optimasi lahan yang telah dikucurkan oleh pemerintah pusat, serta mengaktifkan kembali embung-embung dan memperbaiki saluran irigasi yang selama ini tidak berfungsi maksimal,” ungkap Politisi PDI Perjuangan itu.

Selain kesiapan infrastruktur, pihaknya mendorong adanya transformasi pengetahuan bagi para petani. Pola tanam adaptif menjadi kunci agar petani bisa beralih ke komoditas yang lebih hemat air selama musim kering.

“Kami mendorong adanya edukasi mengenai pola tanam yang adaptif. Di sini, peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sangat vital untuk mendampingi petani di lapangan,” tegas Candra.

Terkait keterbatasan anggaran mitigasi di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, Candra tetap optimis bahwa koordinasi yang kuat dengan pemerintah pusat akan mampu menutupi celah tersebut.

“Meskipun anggaran daerah terbatas, saya yakin dengan sinergi antara dinas terkait dan dukungan pemerintah pusat, kita bisa menemukan solusi agar petani tetap mampu mengolah lahan mereka dengan baik,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.