KabarBaik.co, Surabaya – Pemerintah berencana membangun flyover atau tiga jembatan layang baru di Surabaya. Pembangunan tiga flyover ini untuk menunjang operasional Surabaya Regional Railway Line (SRRL) atau kereta listrik yang juga akan dibangun.
Pembangunan fisik jalur kereta listrik fase pertama yang menghubungkan Surabaya Gubeng hingga Sidoarjo dijadwalkan dimulai awal tahun 2027 dan ditargetkan beroperasi penuh pada tahun 2029.
“Targetnya 2029 selesai. Untuk rute A1 Gubeng–Sidoarjo pembangunan fisiknya dimulai tahun 2027. Mudah-mudahan berjalan lancar,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur Nyono, Minggu (19/7).
Selain membangun lintasan rel, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah akan membangun tiga flyover baru yang terintegrasi sepenuhnya dengan proyek ini. Ketiganya adalah Flyover Ambengan, Flyover Pahlawan, dan Flyover Bung Tomo.
“Ada tiga flyover yang akan dibangun, yaitu Flyover Ambengan, Flyover Pahlawan, dan Flyover Bung Tomo yang baru,” tegasnya.
Nyono menjelaskan seluruh biaya pembangunan ketiga infrastruktur tersebut sepenuhnya ditanggung melalui APBN, tanpa membebani APBD. Pembangunannya akan berlangsung selama tiga tahun, berjalan beriringan dengan proses pembangunan jalur kereta listrik Surabaya–Sidoarjo.
Ia juga mempertegas bahwa ketiga flyover ini terpisah dan bukan bagian dari proyek Flyover Taman Pelangi di Jalan Ahmad Yani yang sedang dikerjakan oleh Kementerian PUPR bersama Pemkot Surabaya.
Sementara itu, proyek SRRL kini telah memasuki tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED) yang dikerjakan oleh perusahaan asal Jepang, Chodai. Dalam tahap ini, tim sedang menghitung berbagai aspek teknis, mulai dari perkiraan jumlah permintaan penumpang hingga rancangan bangunan stasiun yang akan dibangun.
Tahapan ini dinilai sangat krusial dan tidak mudah, karena hasil rancangan akan menjadi acuan utama bagi pelaksana maupun operator dalam proses pengerjaan selanjutnya. Salah satu tantangan yang telah disepakati bersama adalah penggunaan Depo Sidotopo sebagai pusat penyimpanan, perawatan rutin, hingga bengkel perbaikan rangkaian kereta.
Dengan selesainya pembangunan jalur kereta listrik dan ketiga flyover penunjangnya, diharapkan sistem transportasi massal di wilayah Surabaya dan sekitarnya akan semakin terintegrasi, lancar, serta mampu mengurangi kemacetan yang selama ini terjadi. (*)








