Antisipasi Korban Jiwa Susulan, Pemdes Kepulungan Pasang Banner Larangan Mandi di Air Terjun Coban Gede

oleh -232 Dilihat
Pemasangan larangan berenang.
Pemasangan larangan berenang.

KabarBaik.co, Pasuruan – Pascainsiden tewasnya remaja saat bermain di air terjun Cuban Gede Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan Pemerintah Desa langsung bertindak cepat mengantisipasi kejadian serupa, Sabtu (27/6).

Antisipasi tersebut yang dilakukan Pemerintah Desa yaitu memasang himbauan dilokasi kejadian, dengan larangan berenang, bermain hingga memancing di area air terjun.

Hal ini dilakukan agar pengunjung di air terjun Cuban Gede tidak menjadi korban, mengingat kedalaman area air terjun cukup dalam, apabila tidak terbiasa dan tidak bisa berenang sangat berbahaya.

“Kita pasang himbauan ini agar tidak terjadi jatuh korban lagi, mengingat kedalaman area sangat bahaya bagi pengunjung yang awam,” kata Fahrudin selaku sekretaris desa.

Lebih lanjut Fahrudin menyampaikan bagi pengunjung yang penasaran akan keindahan air terjun Cuban Gede melalui media sosial, bisa konfirmasi kepada masyarakat sekitar agar tidak ada kejadian yang diinginkan.

“Awalnya rame gara-gara di media sosial, diharapkan pengunjung nantinya bisa didampingi warga yang bisa menjelaskan kondisi air terjun,” jelasnya.

Pemerintah Desa Kepulungan setelah pemasangan banner himbauan larangan akan berenang, bermain dan memancing bisa dipatuhi oleh semua pengunjung.

“Semoga banner yang dipasang ini pengunjung bisa patuh akan bahaya didalamnya,” tutup Fahrudin.

Diberitakan sebelum seorang remaja dengan teman-temannya bermain hingga tenggelam dan berakhir meninggal pada Kamis (25/6) lalu, di mana korban kurang mengetahui kondisi area air terjun.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.