27 Juni, Hari Peringatan UMKM Internasional: Tulang Punggung Ekonomi Dunia yang Terus Bertahan di Tengah Tantangan

oleh -328 Dilihat
WhatsApp Image 2026 06 27 at 9.28.27 AM
Hari Peringatan UMKM Internasional

KabarBaik.co – Di balik geliat ekonomi global, jutaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setiap hari menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi, pencipta lapangan kerja, sekaligus sumber inovasi. Untuk mengapresiasi peran strategis tersebut, setiap tanggal 27 Juni diperingati sebagai Hari UMKM Internasional atau Micro-, Small and Medium-sized Enterprises (MSME) Day.

Peringatan ini ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Resolusi A/RES/71/279 pada tahun 2017. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran dunia terhadap kontribusi UMKM dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan, mengurangi kemiskinan, serta memperkuat ketahanan ekonomi di berbagai negara.

Secara global, UMKM menyumbang sekitar 90 persen dari total pelaku usaha, menyediakan 60 hingga 70 persen lapangan pekerjaan, dan berkontribusi sekitar separuh produk domestik bruto (PDB) dunia. Di negara berkembang, sektor ini bahkan menjadi motor utama penciptaan lapangan kerja dan pemerataan ekonomi. Fakta tersebut menjadikan UMKM sebagai fondasi penting dalam mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).

Di Indonesia, peran UMKM tidak kalah besar. Jutaan pelaku usaha tersebar dari perkotaan hingga pelosok desa, menggerakkan sektor perdagangan, kuliner, kerajinan, pertanian, hingga ekonomi kreatif. Keberadaan mereka menjadi penyangga ekonomi nasional, terutama saat menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pandemi, perubahan iklim usaha, hingga transformasi digital.

Namun demikian, pelaku UMKM masih menghadapi sejumlah kendala, seperti keterbatasan akses pembiayaan, rendahnya adopsi teknologi, peningkatan daya saing, serta perluasan pasar. Karena itu, momentum Hari UMKM Internasional diharapkan tidak hanya menjadi perayaan simbolis, tetapi juga mendorong kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem usaha yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Transformasi digital, peningkatan kualitas sumber daya manusia, kemudahan akses permodalan, serta perluasan pasar ekspor menjadi sejumlah langkah yang dinilai penting agar UMKM mampu bersaing di era ekonomi global yang semakin kompetitif.

Hari UMKM Internasional juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan ekonomi tidak hanya ditentukan oleh perusahaan besar, tetapi juga oleh jutaan usaha kecil yang tumbuh, bertahan, dan terus berinovasi. Dari warung sederhana, industri rumahan, hingga usaha berbasis digital, seluruhnya memiliki kontribusi nyata dalam menjaga denyut perekonomian.

Peringatan setiap 27 Juni menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada para pelaku UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat. Dengan dukungan kebijakan yang tepat, inovasi, dan kolaborasi berbagai pihak, UMKM diyakini akan terus menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan di masa depan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Shohibul Umam
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.