KabarBaik.co, Surabaya – Belasan orang yang berdemo di depan Gedung Grahadi ditangkap oleh aparat kepolisian saat pembubaran paksa pada Jumat (26/6) malama.
Dari jumlah tersebut, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Surabaya telah berhasil mengidentifikasi identitas empat orang yang diamankan.
Koordinator Badan Pekerja KontraS Surabaya, Fathul Khoir, menjelaskan bahwa keempat orang yang teridentifikasi itu berasal dari berbagai latar belakang.
“Jadi, ada dua mahasiswa, dua pekerja informal. Salah satunya yang kami tahu adalah dia bekerja di warung kopi,” ujar Khoir kepada awak media, Sabtu (27/6).
Massa aksi yang ditangkap diketahui berasal dari gabungan berbagai elemen masyarakat sipil, mahasiswa, buruh, hingga pengangguran atau tunakarya yang tergabung dalam kelompok Front Anti Kapitalisme. Selain itu, dalam penangkapan tersebut turut diamankan dua demonstran perempuan hingga seorang penjual es jinjing yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, pihaknya masih menunggu perkembangan informasi untuk mengonfirmasi identitas massa aksi lainnya yang turut ditangkap.
Dasar Penangkapan Belum Jelas
Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah belum adanya penjelasan resmi dari pihak kepolisian mengenai dasar hukum atau alasan spesifik mengapa para demonstran tersebut ditangkap.
“Ini yang belum kita ketahui ya, mereka dasar ditangkap hari ini dasarnya apa. Kami masih coba melakukan pemantauan,” jelasnya.
Kendati demikian, Fathul menegaskan bahwa KontraS siap memberikan bantuan pendampingan hukum bagi seluruh massa aksi yang diamankan. Tim KontraS direncanakan akan turun langsung ke Polrestabes Surabaya untuk memastikan nasib dan hak-hak mereka terjamin.
“Sementara kami belum bergerak lebih jauh ya, karena kami masih fokus pada pemantauan dan pendataan, serta menunggu beberapa laporan mengenai informasi detail siapa-siapa saja yang ditangkap,” paparnya.
Terkait dugaan adanya kekerasan saat proses penangkapan, pihaknya mengaku masih terus mendata dan memverifikasi informasi tersebut secara terperinci.
“Intinya kami dari KontraS siap mendampingi teman-teman yang ditangkap pihak polisi,” tegasnya. (*)






