KabarBaik.co – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sejak Minggu sore (8/6), mulai menunjukkan tanda-tanda surut pada Selasa (10/6). Luapan sungai akibat hujan deras yang mengguyur secara terus-menerus menyebabkan genangan di sejumlah kecamatan.
Plt Kepala BPBD Jombang Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, mengatakan kondisi air mulai menurun secara signifikan di sebagian besar wilayah terdampak.
“Berdasarkan pemantauan terbaru, air mulai menunjukkan tren surut di hampir seluruh wilayah terdampak,” ujar Wiku saat dikonfirmasi, Selasa (10/6).
Puncak banjir terjadi pada Senin pagi (9/6) sekitar pukul 06.00 WIB, ketika sungai meluap akibat tingginya debit air. Kecamatan yang paling terdampak di antaranya Sumobito, Kesamben, Kudu, dan Mojoagung, dengan ketinggian air bervariasi antara 5 centimeter (cm) hingga 50 cm tergantung kondisi kontur tanah.
Berikut update kondisi wilayah terdampak. Kecamatan Jombang, genangan masih tersisa di Desa Pulolor, dengan ketinggian air sekitar 40 cm.
Kecamatan Sumobito, genangan di Desa Jogoloyo, Palrejo, dan Brudu sudah surut. Namun, Dusun Grudo dan Ngrambemasih tergenang hingga 50 cm.
Kecamatan Kudu, genangan setinggi 5–25 cm masih ditemukan di Bakalanrayung dan Sidokaton. Kecamatan Tembelang, sisa genangan sekitar 15 cm masih terlihat di Desa Mojokrapak.
Selain permukiman warga, banjir juga sempat merendam jalan desa dan lahan pertanian, di Dusun Sambigelar, Kesamben, Dusun Balongsono , Sumobito, dan Desa Segodorejo, air bahkan mencapai areal sawah, menimbulkan kekhawatiran potensi gagal panen jika kondisi tidak segera pulih.
BPBD Jombang bersama perangkat desa terus melakukan pemantauan dan koordinasi di lapangan. Hingga Selasa siang, belum ada laporan terkait kebutuhan darurat maupun pengungsian warga.
“Pemerintah daerah tetap fokus memantau sisa genangan dan menjamin keselamatan serta aktivitas warga pasca-banjir,” kata Wiku.
Meski kondisi mulai membaik, warga diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. Pemkab dan BPBD menyatakan siap mengerahkan sumber daya jika diperlukan untuk penanganan lebih lanjut.(*)








