Bekas Halte KA Sawotratap Sidoarjo Diduga Jadi Lokasi Asusila Sesama Jenis, Warga Temukan Kondom

oleh -70 Dilihat
Bangunan yang dibuat tindak asusila telah dipasang garis polisi. (Foto: Achmad Adi Nurcahya)
Bangunan yang dibuat tindak asusila telah dipasang garis polisi. (Foto: Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Bangunan bekas halte kereta api di kawasan Sawotratap, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, mendadak menjadi sorotan. Lama terbengkalai dan minim pengawasan, tempat tersebut diduga berulang kali menjadi lokasi perbuatan asusila sesama pria.

Bangunan sederhana berukuran sekitar 5 x 3 meter itu kini telah dipasangi garis polisi. Akses menuju bangunan ditutup setelah dugaan aktivitas asusila di tempat tersebut mencuat ke publik.

Tak hanya garis polisi, secarik kertas berisi tulisan bernada kecaman juga terlihat terpasang di bangunan tersebut. Dalam kertas itu tertulis, “Titik terendah manusia adalah suka sesama jenis. #Awas Silit E #Sunat Larang-Larang Melbu Silit.”

Garis polisi terpasang pada Senin (13/7) sekitar pukul 01.00 WIB. Kondisi bangunan yang tertutup dan relatif sepi diduga dimanfaatkan sejumlah orang untuk melakukan aktivitas asusila pada malam hari.

Ahmad Yuliansyah, 47, pria asal Sragen yang selama ini menempati bekas halte tersebut, mengaku sudah beberapa kali mengetahui aktivitas sesama pria di dalam bangunan. “Iya mas, tempat sini memang sering dibuat untuk aksi asusila sesama jenis,” ujarnya, Senin (13/7).

Yuliansyah diketahui telah tinggal di bekas halte itu sejak awal Ramadan lalu. Sehari-hari, ia mencari barang rongsokan pada malam hari dan menjadikan bangunan tersebut sebagai tempat beristirahat sekaligus menyimpan hasil rongsokannya.

Saat pulang mencari rongsokan, Yuliansyah mengaku beberapa kali memergoki pria berada di lokasi. Menurutnya, kejadian serupa telah berlangsung berulang kali dan bukan hanya sekali atau dua kali.

“Untuk aksi asusila sendiri saya sudah tahu berkali-kali saat saya kembali mencari rongsok. Saya cari rongsok kalau malam hari, saat kembali ke halte ini untuk mengumpulkan rongsok dan istirahat, saya mengetahuinya dua pria yang satu nungging yang satu berdiri. Mereka sesama laki-laki, tidak ada wanita yang ke sini,” imbuhnya.

Tak hanya memergoki aktivitas mencurigakan, Yuliansyah juga mengaku pernah menemukan alat kontrasepsi bekas hingga cairan di lantai bangunan tersebut

“Saya pernah menemukan alat kontrasepsi berbentuk kondom. Di sini biasanya dibuat tempat asusila, tidak pernah ada yang minum minuman keras setahu saya saat tinggal di sini,” tutupnya.

Kini, garis polisi dan secarik kertas bertuliskan kecaman tampak di bangunan bekas halte KA Sawotratap. Bangunan yang sebelumnya sepi dan terbengkalai itu menjadi sorotan setelah dugaan aktivitas asusila sesama pria di dalamnya mencuat.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.