Ratusan Ribu Peserta JKN di Sidoarjo Terdiagnosis Penyakit Kronis, Prolanis Jadi Andalan Pengendalian

oleh -82 Dilihat
BPJS Kesehatan Sidoarjo saat melakukan gerak sehat Sabtu lalu. (Foto: Ist/dok BPJS Kesehatan Sidoarjo) 
BPJS Kesehatan Sidoarjo saat melakukan gerak sehat Sabtu lalu. (Foto: Ist/dok BPJS Kesehatan Sidoarjo) 

KabarBaik.co, Sidoarjo – Penyakit kronis masih menjadi tantangan dalam pelayanan kesehatan di Kabupaten Sidoarjo. Data BPJS Kesehatan mencatat puluhan ribu peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) terdiagnosis Diabetes Melitus (DM), sementara jumlah penderita hipertensi bahkan mencapai ratusan ribu peserta aktif.

Kepala BPJS Kesehatan Sidoarjo, Munaqib mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 66 ribu peserta JKN aktif yang terdiagnosis DM. Dari jumlah tersebut, sebanyak 41 ribu peserta atau 62 persen telah bergabung dalam Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) DM.

Sedangkan untuk hipertensi, tercatat sebanyak 177 ribu peserta JKN aktif terdiagnosis penyakit tersebut. Namun, baru sekitar 59 ribu peserta atau 34 persen yang terdaftar sebagai peserta Prolanis Hipertensi.

”Peningkatan jumlah peserta Prolanis ini perlu diikuti dengan peningkatan kapabilitas Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dalam mengelola peserta Prolanis baik oleh FKTP maupun oleh BPJS Kesehatan. Peningkatan peserta Prolanis juga menunjukkan meningkatnya peserta penyakit kronis dan akan diikuti dengan potensi meningkatnya pembiayaan pelayanan kesehatan baik di FKTP maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) oleh program JKN,” ujarnya, Senin (13/07).

Prolanis sendiri telah dijalankan BPJS Kesehatan sejak 2014. Program ini menyasar peserta JKN yang terdiagnosis Diabetes Melitus dan hipertensi agar kondisi kesehatannya dapat dipantau dan dikendalikan secara berkelanjutan.

Munaqib menjelaskan, peserta Prolanis memperoleh pelayanan secara komprehensif. Mulai konsultasi kesehatan, pemeriksaan laboratorium, pengobatan hingga edukasi. Selain itu, aktivitas kelompok juga menjadi kegiatan tambahan untuk mendorong peserta tetap aktif menjaga kondisi kesehatannya.

”Sebagai upaya untuk menggemakan manfaat Prolanis, kami mengadakan Kegiatan Semarak Gerak Sehat Prolanis yang bersamaan dilakukan dengan momen HUT BPJS Ke – 58 Tahun 2026. Semoga dengan terselenggaranya kegiatan ini, membuat semakin meningkatkan semangat peserta Prolanis dalam menjaga kondisi kesehatannya dan selalu terkendali,” jelasnya.

BPJS Kesehatan berharap peserta Prolanis tidak sekadar terdaftar, tetapi rutin berkunjung ke FKTP setiap bulan. Pemeriksaan, pengobatan serta kegiatan kelompok dinilai penting untuk menjaga kadar gula darah puasa dan tekanan darah tetap terkendali.

”Semakin banyaknya peserta Pronalis yang aktif, maka semakin terkendali juga untuk penyakit kronisnya. Semoga kita selalu dalam keadaan sehat karena kita semua sedang berusaha untuk terus dalam keadaan sehat dan kita bisa menjalankan aktifvitas sesuai dengan kondisi kita,” harapnya.

Kegiatan Gerak Sehat Prolanis tersebut turut mendapat apresiasi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, Dokter Lakhsmie Herawati Yuwantina. Menurutnya, keberadaan Prolanis memberikan manfaat penting bagi masyarakat yang harus hidup berdampingan dengan penyakit kronis.

“Kami mewakili Pemerintah Daerah mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang bisa menggelar kegiaran ini dengan baik dan lancar. Dari 100 peserta lebih ini, kita sama-sama sedang berjuang untuk terus sehat dan saya yakin jika bapak ibu semua aktif dan mengikuti Prolanis secara rutin, maka bapak ibu bisa terus beraktivitas karena kondisinya bisa terkendali,” kata Lakhsmie.

Ia pun mendorong peserta untuk meluangkan waktu berolahraga dan aktif dalam komunitas Prolanis. Kebiasaan menunda aktivitas fisik dinilai justru dapat membuat seseorang semakin berat untuk memulainya.

“Ayo bapak ibu semua, kita luangkan waktunya untuk berolahraga karena kapan lagi kalau tidak dimulai dari sekarang. Jika terus ditunda, maka akan semakin berat bagi kita untuk memulainya,” tutupnya.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.