Berkah Ramadan, Pembuat Kue Lumpur Sidoarjo Kebanjiran Pesanan hingga 3.000 Biji per Hari

oleh -80 Dilihat
WhatsApp Image 2026 03 03 at 9.37.12 AM
Pembeli kue lumpur saat mengantre (Achmad Adi Nurcahya)

KabarBaik.co, Sidoarjo – Setiap bulan Ramadan, warga biasanya berbondong-bondong berburu pakaian baru atau menyiapkan hidangan untuk Hari Raya Idul Fitri. Namun di Sidoarjo, antrean justru terlihat di sebuah rumah produksi kue lumpur.

Warga datang silih berganti memburu kudapan tradisional yang menjadi primadona berbuka puasa.

Di sebuah rumah produksi di Jalan Hang Tuah, Kota Sidoarjo, aktivitas dapur tampak lebih sibuk dari biasanya. Aroma adonan yang berpadu dengan asap arang kayu langsung tercium begitu memasuki area produksi. Meski zaman semakin modern, proses pembuatan kue lumpur di tempat ini tetap mempertahankan metode tradisional.

Pemilik usaha, Lilik Resiyowati, mengungkapkan bahwa Ramadan selalu menjadi momen lonjakan permintaan. Jika pada hari biasa produksi hanya sekitar 2.000 biji, saat awal Ramadan dan akhir pekan jumlahnya meningkat signifikan.

“Setiap hari kalau hari biasa bisa produksi 2.000 biji, kalau hari-hari ramai ya lebih dari itu. Apalagi Sabtu dan Minggu, tetap ramai terus,” Ujarnya saat dintemui di kediamannya.

Menurutnya, sejak awal puasa, pesanan bisa menembus lebih dari 3.000 biji per hari. Lonjakan ini datang dari pelanggan lokal maupun pembeli daring yang memesan untuk berbuka bersama atau dibagikan kepada kerabat.

“Sejak awal puasa kemarin permintaan naik seperti tanggal merah atau Sabtu-Minggu, kita buat kue lumpur bisa lebih dari 3.000 biji per harinya,” lanjutnya.

Tingginya produksi membuat kebutuhan bahan baku ikut melonjak. Dalam sehari, rumah produksi ini bisa menghabiskan hingga 75 butir kelapa muda, bahkan mencapai 100 butir saat permintaan memuncak. Tepung terigu berkualitas yang digunakan pun bisa mencapai 15 kilogram per hari.

“Satu hari itu kadang sampai habis 75 biji kelapa muda, kalau ramai bisa sampai 100 biji. Tepungnya kalau saya ramai bisa habis 15 kilo, kalau hari biasa ya sekitar 10 kotak adonan lebih,” jelas Lilik.

Keunikan kue lumpur ini terletak pada proses pembuatannya yang masih mengandalkan kompor gas dengan tambahan arang kayu di atas cetakan. Teknik tersebut menghasilkan panas merata sekaligus aroma smoky khas yang sulit ditiru oven modern.

“Proses pembuatannya masih tradisional semua, pakai kompor gas dan arang, tidak pakai alat modern. Habis diproses langsung cetak, tidak boleh disimpan terlalu lama, harus langsung dijual,” tegasnya.

Secara tekstur, kue lumpur Sidoarjo dikenal lembut dan lumer di bagian tengah. Rasa manis yang pas berpadu dengan gurih santan serta potongan kelapa muda membuatnya cocok sebagai takjil berbuka.

Suryanto, salah satu konsumen asal Surabaya, mengaku sengaja datang untuk membeli kue lumpur sebagai oleh-oleh. “Teksturnya lembut dan rasanya lumer di mulut, cocok untuk dewasa maupun anak-anak. Manisnya juga pas,” tuturnya.

Rumah produksi ini menawarkan dua varian utama, yakni original dan kelapa muda. Satu kotak isi 10 biji varian original dibanderol Rp 36.000, sementara varian kelapa muda Rp 41.000, serta paket campur Rp 38.500.

Tak hanya warga sekitar, pelanggan juga datang dari luar kota seperti Malang, Jakarta, hingga Bandung. Mereka sengaja mampir untuk membawa pulang kue lumpur sebagai oleh-oleh khas yang lekat dengan identitas kuliner Sidoarjo.

“Banyak yang dari luar kota, Surabaya, Malang, bahkan ada yang dari Jakarta dan Bandung. Biasanya tamu yang ke Sidoarjo mampir ke sini untuk oleh-oleh keluarga atau tetangga,” pungkas Lilik. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.