KabarBaik.co, Bogor – Perayaan Upacara Peringatan HUT Ke-80 Bhayangkara yang digelar pada 1 Juli 2026 di Lapangan Satuan Latihan (Satlat) Korbrimob, Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menyisakan cerita menarik.
Sosok Brigjen Pol. Wahyu Sri Bintoro, S.H., S.I.K., M.Si. mendadak menjadi sorotan utama setelah sukses menjadi cadangan Komandan Defile dalam upacara sakral tersebut.
Bersama dengan Brigjen Pol. Dr. M. Syahduddi, S.I.K., M.Si., selaku komandan Defile, Brigjen Pol. Wahyu Sri Bintoro sebagai cadangan komandan defile maju laporan kepada Presiden RI.
Melalui dokumentasi video visual yang beredar, Brigjen Pol. Wahyu Sri Bintoro tampak gagah mengenakan seragam dinas upacara lengkap dengan helm putih khas komandan defile.
Sejak awal video, ia terlihat berjalan tegap membelah lapangan upacara, memberikan penghormatan dengan pedang yang terhunus mantap, menunjukkan kesiapan penuh terlepas dari statusnya sebagai cadangan komandan defile.
Langkah kakinya yang mantap membawanya menuju mimbar utama, tempat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berdiri bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan jajaran pejabat tinggi TNI-Polri lainnya.
“Lapor, defile siap dimulai. Laporan selesai,” tegas Brigjen Pol. Wahyu Sri Bintoro saat menyampaikan laporan resmi di depan mimbar upacara.
Setelah menerima perintah “Laksanakan!” dan penghormatan balik dari Presiden Prabowo Subianto, Brigjen Pol. Wahyu kembali berbalik dengan cekatan untuk memulai parade.
Detik-detik dimulainya parade ditandai dengan aba-aba lantang, “Defile… dimulai!” yang langsung disambut oleh derap langkah pasukan serta gemuruh barisan berkuda di belakangnya.
Defile pasukan dari berbagai satuan Polri ini menjadi bagian penting dalam rangkaian acara yang mengambil tema “Polri untuk Masyarakat”. Penampilan tersebut menggambarkan kesiapan operasional, disiplin, serta soliditas Korps Bhayangkara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.
Kepada KabarBaik.co, Brigjen Pol. Wahyu Sri Bintoro mengaku bersyukur bisa menjadi cadangan Komandan Defile dalam puncak peringatan HUT Ke-80 Bhayangkara.
Dia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada pucuk pimpinan Polri yang telah memberikan kepercayaan.
“Terimakasih kepada Bapak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang telah memberikan kepercayaan kepada kami,” ujarnya.

Profil Singkat Brigjen Pol. Wahyu Sri Bintoro
Bukan tanpa alasan Brigjen Pol. Wahyu Sri Bintoro mampu mengemban tugas mendadak ini dengan sangat mulus. Perwira tinggi Polri kelahiran Magelang, Jawa Tengah, pada 1 April 1977 ini merupakan alumni SMAN 1 Salatiga dan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1998. Ia dikenal memiliki rekam jejak kepemimpinan yang sangat solid di korps kepolisian.
Salah satu tonggak prestasi penting dalam kariernya adalah ketika ia dipercaya mengemban tugas krusial sebagai ajudan Wakil Presiden RI, KH Ma’ruf Amin, selama periode 2021 hingga 2024. Kepercayaan besar mengawal RI-2 ini menjadi bukti nyata atas kedisiplinan dan profesionalisme tinggi yang dimilikinya.
Setelah purnatugas sebagai ajudan Wapres, karier jenderal bintang satu ini kian melesat. Sejak November 2024, Brigjen Pol. Wahyu Sri Bintoro resmi menduduki posisi penting di Markas Besar Kepolisian sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Bareskrim Polri Tk. II. Rekam jejak penugasannya pun sangat luas di bidang operasional reserse kriminal, mulai dari mengawali karier sebagai Pama Polda Metro Jaya (1999), Kasat Reskrim Polres Musi Banyuasin (2006), Kapolres Bojonegoro (2016), Kapolres Gresik (2018), hingga pernah menjabat sebagai Kapolresta Tangerang.
Selain itu, Brigjen Pol. Wahyu Sri Bintoro juga pernah mendapatkan beragam penghargaan seperti Penghargaan Adibhakti Sanapati yang diberikan sebagai apresiasi atas dedikasi dan kolaborasi kepemimpinannya di institusi Polri.
Dia juga pernah dinobatkan sebagai Tokoh Peduli Olahraga oleh SIWO PWI Award Jawa Timur pada Maret 2019 atas dedikasi dan perhatiannya yang tinggi terhadap kemajuan dunia olahraga masyarakat saat beliau menjabat sebagai Kapolres Gresik.
Dia juga pernah dinobatkan sebagai Polisi Teladan Polda Jawa Timur pada 2019 oleh Kapolda Jatim karena dinilai berhasil menjadi penggerak revolusi mental dan pelopor tertib sosial di ruang publik golongan perwira menengah.
Selain itu, dia juga pernah meraih penghargaan dari Komnas Perlindungan Anak pada 2021 saat menjabat sebagai Kapolresta Tangerang atas dedikasi dan kinerjanya dalam perlindungan hak anak dan penanganan kasus perempuan serta anak.
Ketenangan dan ketegasan yang diperlihatkannya sepanjang memimpin parade Hari Bhayangkara Ke-80 ini membuktikan kapasitasnya sebagai perwira tinggi yang selalu siap dalam situasi apa pun (ever-ready).






