Dukung Ketahanan Pangan dari Desa di Pasuruan, STAPA Luncurkan Program DEFA

oleh -48 Dilihat
IMG 20260313 WA0023
Kegiatan sosialisasi STAPA Center bersama perwakilan desa. (Foto: Zia Ulhaq)

KabarBaik.co, Pasuruan – Social Transformatoin and Public Awareness (STAPA) Center mengadakan sosialisasi program Development Efficient Food Agriculture (DEFA). Kegiatan ini merupakan media untuk menjelaskan konsep program kepada stakeholder dan penerima manfaat program di Hotel Accent Primer Kota Pasuruan, Jumat (13/3).

Program DEFA didukung penuh oleh CSR PT HM Sampoerna Tbk melalui payung program Sampoerna Untuk Indonesia dengan STAPA Center sebagai mitra pelaksana. Dalam sambutannya Agus Rohmatulloh, Direktur STAPA Center, menyampaikan bahwa program ini berlatar pada visi pentingnya memperkuat ketahanan pangan nasional.

Sampoerna dan STAPA melihat peluang untuk berkolaborasi utamanya dalam pengembangan Lembaga Ekonomi Desa (BUMDesa dan KDMP). Mereka memiliki mandat memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat bawah yaitu desa. “Program kolaborasi antara swasta dan pihak ketiga dalam pelaksanaan penguatan kelembagaan ditingkat bawah,” kata Agus.

Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyambut baik program ini dan berharap dapat berjalan baik serta memberikan dampak luas kepada masyarakat Kabupaten Pasuruan. “Semoga progam yang digagas ini bisa berjalan baik dan sangat berdampak nantinya, sehingga perekonomian di tingkat bawah bisa berjalan,” jelas Syaifudin Ahmad, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Pasuruan.

Menurut Syaifudin, Pemkab Pasuruan mengapresiasi program ini, terutama agar dapat turut mengembangkan potensi BUMDesa dan KDMP yang beragam. “Kami berharap dukungan dunia usaha untuk Pembangunan di Kabupaten Pasuruan akan terus berkembang sebagaimana yang telah dilakukan oleh PT HM Sampoerna Tbk” terangnya.

Agus Rohmatulloh, Direktur STAPA Center menambahkan, program ini akan dilaksanakan selama 7 bulan dan menyasar 6 kabupaten di Jawa Timur. Termasuk Kabupaten Pasuruan dan dua kabupaten di Jawa Tengah, di masing-masing kabupaten dipilih 20 BUMDesa dan 20 KDMP sebagai pendamping program.

“Kegiatan pendampingan akan berjalan selama 7 bulan di 20 desa yang ada di setiap kabupaten terpilih,” jelasnya. Selain peningkatan kapasitas, program ini juga akan memfasilitasi event Jambore usaha lokal desa di akhir timeline program. Semoga program ini dapat diterima dan mendapatkan dukungan dari penerima manfaat serta para stakeholder. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Ziaul Haq
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.