KabarBaik.co, AS— Di bawah gemuruh Houston Stadium Minggu (6/7) dini hari WIB, Singa Atlas kembali mengaum. Maroko menghajar Kanada , salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026, dengan skor telak 3-0. Kemenangan ini sekaligus mencatatkan Maroko sebagai tim pertama yang mengantongi tiket perempat final turnamen terbesar sejagad ini.
Dua gol gemilang Azzedine Ounahi menit 50 dan 82 serta satu gol Soufiane Rahimi di masa injury time mengakhiri perlawanan sengit Kanada. Kemenangan ini sekaligus menegaskan status Maroko sebagai kekuatan baru sepak bola dunia, setelah mencapai semifinal pada edisi 2022 di Qatar.
Babak pertama berjalan alot dan penuh emosi. Kanada, yang bermain di depan pendukungnya, justru lebih mendominasi. Mereka menciptakan beberapa peluang emas. Termasuk tembakan jarak dekat Tani Oluwaseyi yang digagalkan kiper Yassine Bounou, kelahiran Montreal. Kerasanya laga membuat kartu kuning pun bertebaran. Enam kartu kuning di babak pertama, tapi skor tetap 0-0 hingga turun minum.
Pelatih Maroko Mohamed Ouahbi tampaknya memberikan teguran keras di ruang ganti. Baru lima menit babak kedua berjalan, Maroko langsung unggul. Achraf Hakimi mengambil free kick cerdik dari sisi kanan, bukan crossing melainkan umpan pendek ke Azzedine Ounahi. Gelandang Girona itu melepaskan tembakan mendatar yang bersarang di pojok kanan gawang Maxime Crépeau. Skor 1-0.
Kanada yang terpaksa menyerang habis-habisan justru kebobolan lagi. Pada menit ke-82, serangan balik cepat Maroko melibatkan Brahim Díaz. Pemain Real Madrid itu memberikan umpan tarik yang sempurna kepada Ounahi, yang langsung melepaskan tembakan keras ke sudut atas. Brace Ounahi mengubur harapan tuan rumah.
Di menit ke-90+8, Rahimi menutup pesta dengan gol ketiga setelah lagi-lagi memanfaatkan ruang yang ditinggalkan Kanada. Skor akhir 3-0 menjadi penutup manis bagi perjalanan Maroko.
Dengan hasil tersebut, Maroko menjadi negara Afrika pertama yang lolos ke perempat final Piala Dunia dua kali berturut-turut. Tim asuhan Ouahbi juga memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di waktu normal menjadi 34 pertandingan.
Pelatih Kanada Jesse Marsch sempat mengklaim timnya bermain lebih baik, terutama di babak pertama. Namun Ouahbi membalas diplomatis. “Sulit mengatakan mereka lebih baik saat kalah 3-0.”
Maroko akan menghadapi pemenang pertandingan Paraguay vs Prancis di perempat final yang digelar di Boston. Akan auman Singa Atlas terus menggelegar? (*)






