KabarBaik.co, Kota Malang – Dua jemaah haji asal Kota Malang dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan rangkaian ibadah haji 2026 di Mekkah. Kedua jemaah yang tergabung dalam kloter 11 tersebut wafat karena sakit selama berada di Tanah Suci.
Plt Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Malang, Elis Mufida, membenarkan kabar duka tersebut. Ia menyebut kedua jemaah telah dimakamkan di Mekkah sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku di Arab Saudi.
“Benar, ada dua jemaah haji asal Kota Malang yang meninggal dunia di Mekkah karena sakit,” ujar Elis saat dikonfirmasi, Rabu (27/5).
Jemaah pertama yang meninggal diketahui bernama Fajar Puja Sasmita, warga Kedungkandang, Kota Malang. Fajar dilaporkan wafat pada Kamis (7/5).
Sementara jemaah kedua adalah Fatkhurrahman Bin Mochsin. Ia meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit King Abdul Aziz Makkah Al Mukaromah pada Jumat (22/5).
Elis mengatakan pihaknya belum dapat menjelaskan secara rinci terkait kronologi maupun penyakit yang menyebabkan kedua jemaah wafat. Menurutnya, informasi detail berada di tangan ketua kloter dan tenaga kesehatan yang mendampingi jemaah di lokasi.
“Penyebabnya karena sakit. Untuk detail kronologis saat wafat mohon maaf tidak bisa kami sampaikan karena kondisinya di Mekkah. Yang bisa menjelaskan ketua kloter dan tenaga kesehatan yang bertugas,” jelasnya.
Meski demikian, Elis memastikan mayoritas jemaah haji asal Kota Malang dalam kondisi sehat dan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar. Berdasarkan laporan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kota Malang, para jemaah saat ini tengah menjalani prosesi lempar jumrah aqabah di Mina.
“Alhamdulillah, ibadah wukuf di Arafah berjalan lancar dan baik. Pelayanan syarikah dan PPIH Arab Saudi sangat baik. Sekarang jemaah di Mina mau jumrah aqabah,” tuturnya.
Ia juga menyebut kondisi cuaca di Mekkah saat ini cukup ekstrem dengan suhu mencapai 43 derajat Celsius pada siang hari. Namun demikian, skema murur dinilai sangat membantu terutama bagi jemaah lansia dan risiko tinggi.
Skema murur sangat membantu bagi jamaah risiko tinggi dan lansia. Sekarang sedang melaksanakan lempar jumrah aqabah dan tahalul awal,” pungkas Elis.
Sebelumnya, para jemaah haji kloter 11 asal Kota Malang tersebut dilepas langsung oleh Wahyu Hidayat pada Kamis (23/4) lalu sebelum bertolak ke Tanah Suci. (*)






