Keajaiban si Bungsu Selamat dari Laka Maut Mobil Tertabrak KA yang Tewaskan Ortu dan 2 Kakaknya

oleh -111 Dilihat
WhatsApp Image 2025 11 30 at 12.39.02 PM
Kondisi mobil yang terbelah dua usai tertabrak KA Mutiara Timur (Zia Ulhaq)

KabarBaik.co – Keajaiban terjadi saat peristiwa laka maut mobil tertabrak KA yang menewaskan empat orang di Pasuruan. Seorang balita selamat, sementara kedua orang tua dan dua kakaknya semua meninggal dunia.

Balita itu adalah Rizka Putri Maharani, 2 tahun. Rizka menjadi satu-satunya korban selamat dari lima penumpang mobil Honda Accord L 1519 ABJ yang tertabrak KA Mutiara Timur di perlintasan tanpa palang pintu di Dusun Selokambang, Desa Gunung Gangsir, Beji, Kabupaten Pasuruan.

Padahal mobil Accord tua berwarna biru tersebut terbelah menjadi dua usai tertabrak KA. Namun si bungsu tersebut selamat meski terluka.

Korban meninggal adalah kedua orang tua Rizka yakni Muhaimin, 33 tahun, dan Suci Nurjanah. Serta dua kakak Rizka yakni Muhammad Yisran Alim Mukhsin, 9 tahun, dan Putri Indah Ramadhani, 6 tahun.

Dari informasi yang didapat dan dibenarkan oleh Kepala Dusun Selokambang Mustaqim, balita tersebut dalam dekapan sang ibunda saat kecelakaan terjadi. Dan seseorang yang menolong langsung menyelamatkan dan membawanya ke bidan desa.

“Saat warga ramai-ramai mendatangi kejadian, warga menemukan balita itu berada di dekapan ibunya, warga langsung mengambil dan membawanya untuk diselamatkan,” ujar Mustaqim saat ditemui di lokasi kejadian, Minggu (30/11).

Saat ini sang balita Rizka Putri Maharani sedang menjalani perawatan medis di RS Pusdik Brimob untuk memastikan keselamatannya, apakah mengalami luka serius atau hanya luka ringan seperti saat diselamatkan. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Zia Ulhaq
Editor: Imam Wahyudiyanta


No More Posts Available.

No more pages to load.