Ketua DPRD Jember Segera Tindaklanjuti Keluhan Petani Soal Serangan Hama Tikus dan Irigasi

oleh -39 Dilihat
jember
Ketua DPRD Jember Ahmad Halim. (Ist)

KabarBaik.co – Mengeluhkan serangan hama tikus di lahannya, petani di Desa Rambigundam, Kecamatan Rambipuji, Jember wadul ke Ketua DPRD Ahmad Halim dalam reses masa sidang kedua tahun 2025.

Ahmad Amin mengatakan, meski pupuk dan harga gabah saat ini sudah stabil tapi kendala yang dihadapi petani di desanya adalah adanya serangan hama tikus.

“Jujur kami merasa frustasi dan bingung cara penanganannya, karena segala cara sudah dilakukan petani untuk memeranginya,” ungkapnya, Senin (1/9).

Pihaknya juga menyoroti minimnya peran Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) yang melakukan pendampingan. Menurutnya nyaris tidak pernah terlihat dan selama ini petani hanya bekerja sendiri.

“Kami minta, kepada bapak Ketua DPRD, untuk menyampaikan keluhan ini ke pemerintah, karena kalau serangan hama tikus ini dibiarkan, kami para petani bisa gagal panen,” kata Ahmad.

Sementara petani asal Kelurahan Tegal besar, Andi menambahkan, untuk di wilayah perkotaan pihaknya berharap adanya perbaikannya infrastruktur seperti saluran air ke lahan pertanian.

Mengingat untuk kawasan perkotaan, saat ini banyak daerah yang dibangun perumahan, sehingga menghambat saluran air.

Selain itu, pihaknya juga menyoroti Ketua kelompok tani maupun Gapoktan di kelompoknya yang justru tidak memiliki lahan pertanian.

“Untuk perkotaan, ini sangat ironis karena di kelompok kami Ketua dan Gapoktannya tidak memiliki sawah, lalu apakah mereka mengerti kebutuhan petaninya?” ujar Andi.

Menanggapi keluhan para petani tersebut, Ketua DPRD Jember Ahmad Halim menegaskan akan melaporkan ke Dinas Pertanian, dan juga ke Dinas terkait mengenai saluran irigasi yang jadi persoalan petani.

“Nanti akan kami sampaikan ke Dinas Pertanian, dan meminta kepada Dinas untuk melakukan intervensi, agar PPL nya turun ke lapangan,” ujar Halim.

Dalam kesempatan tersebut, Halim juga mengajak seluruh warga yang hadir untuk berdoa agar kedamaian Indonesia tetap terjaga, khususnya di Kabupaten Jember.

Pihaknya juga mengingatkan, agar masyarakat tidak terpengaruh dengan berita hoax.

Kalau ada berita hoax, jangan dilike, tapi dijawab atau dicounter dengan komentar yang mendinginkan,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dwi Kuntarto Aji
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.