Kolaborasi Pemanfaatan Sampah Perkotaan Jadi RDF Antara Solusi Bangun Indonesia dengan Pemkot Yogyakarta

Reporter: Estanto Prima Yuniarto
Editor: Gagah Saputra
oleh -224 Dilihat
Penandatanganan kerja sama SBI dan Pemkot Yogyakarta. (*/Istimewa)

KabarBaik.co – PT Solusi Bangun Indonesia (SBI) Tbk yang merupakan anak usaha SIG kembali berkontribusi dalam pengelolaan sampah perkotaan di Indonesia.

Ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta untuk kerja sama pemanfaatan hasil pengelolaan sampah perkotaan menjadi bahan bakar alternatif refuse-derived fuel (RDF).

Penandatanganan kesepakatan bersama dilakukan Direktur Manufacturing SBI, Soni Asrul Sani dan Pj Wali Kota Yogyakarta, Singgih Raharjo.

Penandatangan juga disaksikan oleh Direktur Utama SBI, Lilik Unggul Raharjo, Asisten Administrasi Umum, Wasesa, dan jajaran pejabat di lingkungan Pemkot Yogyakarta.

Dalam sambutannya, Lilik Unggul Raharjo mengatakan, kerja sama dengan Pemkot Yogyakarta ini adalah bentuk komitmen kami untuk terus membantu pemerintah daerah dalam mengatasi permasalahan sampah di wilayahnya.

Baca juga:  Dua Anak Usaha SIG Dinobatkan sebagai National Lighthouse Industri 4.0

Sebelumnya, SBI telah menjalin kerja sama pengelolaan sampah dengan berbagai daerah yang sudah beroperasi, seperti Kabupaten Cilacap, Banyumas, DKI Jakarta, Sleman, dan pengelola sampah di Bali. Serta beberapa daerah lain yang masih dalam tahap MoU, seperti Pemprov Nanggroe Aceh Darussalam, Kabupaten Temanggung, Magelang, Bantul, dan Wonosobo

Lilik menambahkan, bahwa kerja sama ini juga membantu SBI dalam peningkatan pemanfaatan RDF sebagai bahan bakar alternatif untuk mencapai target penurunan emisi karbon yang telah ditetapkan oleh perusahaan, dan kontribusi SBI untuk perwujudan pembangunan berkelanjutan melalui ekonomi sirkular.

Baca juga:  Sukses Usaha Kafe Berkat Binaan Rumah BUMN

“Pemanfaatan bahan bakar alternatif sebagai substitusi sebagian batu bara dalam proses produksi semen di SBI, dikelola oleh unit bisnis pengelolaan limbah bernama Nathabumi, yang bergerak dalam bidang penyediaan solusi pengelolaan limbah dan sampah ramah lingkungan,” terang Lilik.

Pj WWalikota Yogyakarta, Singgih Raharjo menyambut baik kerja sama ini dan berharap dapat membantu mengurangi beban pengelolaan sampah, utamanya di Kota Yogyakarta.

“Kerja sama dengan SBI adalah langkah tepat karena pengalamannya dalam pemanfaatan sampah sebagai bahan bakar alternatif. Kami berharap, kerja sama ini dapat membantu mengurangi beban pengelolaan sampah di Kota Yogyakarta, dan hasilnya pun bermanfaat untuk perusahaan semen seperti SBI,” ujar Singgih.

Baca juga:  SIG Raih Emas SNI Award 2023

Pengolahan sampah menjadi RDF akan difokuskan di TPS3R Nitikan, Kranon dan Karangmiri.

Dengan potensi timbulan sampah sebanyak 310 ton perhari, sampah yang akan diolah menjadi RDF mencapai 120 ton per hari, sedangkan sisanya akan ditangani melalui pengurangan sampah melalui Gerakan Zero Sampah Anorganik dan Gerakan Mengolah Limbah dan Sampah dengan Biopori ala Jogja.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News


No More Posts Available.

No more pages to load.