Kota Malang Raih Performa Penampilan Terbaik APEKSI 2026, Budaya Jadi Andalan Dongkrak Pariwisata

oleh -62 Dilihat
WhatsApp Image 2026 07 27 at 12.03.34
Penyerahan penghargaan kepada Disporapar oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. (Foto: Putut Priyono)

KabarBaik.co, Malang – Kota Malang berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan Performa Terbaik Karnaval Budaya Nusantara APEKSI 2026. Penghargaan tersebut kini dimanfaatkan Pemerintah Kota Malang sebagai momentum memperkuat promosi pariwisata melalui kekayaan seni dan budaya daerah.

Penghargaan itu diserahkan dalam apel pagi Pemerintah Kota (Pemkot) Malang di Balai Kota Malang, Senin (27/7). Keberhasilan masuk dalam jajaran lima penampilan terbaik pada Karnaval Budaya Nusantara di Kota Medan menjadi bukti bahwa budaya Kota Malang mampu menarik perhatian publik di tingkat nasional.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi mengatakan, penampilan kontingen Kota Malang selama Rakernas APEKSI 2026 mendapat sambutan hangat dari ribuan masyarakat yang memadati lokasi acara.

“Kami ingin budaya menjadi pintu masuk promosi pariwisata. Ketika masyarakat tertarik dengan budaya yang ditampilkan, harapannya mereka akan datang langsung ke Kota Malang,” ujar Baihaqi.

Dalam karnaval tersebut, Kota Malang menampilkan berbagai ikon budaya daerah, termasuk Bendera Dasa Bakti Wali Kota Malang, yang menjadi salah satu daya tarik dan memperoleh apresiasi dari masyarakat Kota Medan.

Menurut Baihaqi, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol prestasi, tetapi menjadi pengakuan bahwa seni dan budaya Kota Malang memiliki daya saing tinggi untuk dipromosikan sebagai identitas daerah sekaligus daya tarik wisata.

Ia menegaskan, target utama keikutsertaan Kota Malang dalam Karnaval Budaya Nusantara bukan semata mengejar penghargaan. Lebih dari itu, ajang tersebut menjadi sarana memperkenalkan potensi budaya kepada masyarakat luas sekaligus memperkuat upaya pelestarian budaya lokal.

“Penghargaan ini menjadi penyemangat agar budaya terus hidup dan dikenal lebih luas. Budaya bukan hanya warisan, tetapi juga aset pariwisata yang harus terus dikembangkan,” jelasnya.

Ke depan, Disporapar Kota Malang akan terus memperbanyak agenda seni dan budaya sebagai bagian dari strategi promosi pariwisata. Keterlibatan generasi muda juga akan diperkuat agar pelestarian budaya berjalan beriringan dengan pengembangan sektor ekonomi kreatif.

Melalui keberhasilan di APEKSI 2026, Pemerintah Kota Malang optimistis citra kota sebagai destinasi wisata berbasis seni dan budaya akan semakin dikenal, sehingga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. (*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: P. Priyono
Editor: Hairul Faisal


No More Posts Available.

No more pages to load.