KabarBaik.co, Nganjuk– Pemkab Nganjuk terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kedaruratan. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi pengelolaan Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112.
“Kemarin lusa Rakornya, Jadi layanan 112 hadir untuk memastikan masyarakat tidak sendirian saat menghadapi situasi darurat. Kami ingin setiap laporan bisa ditangani dengan cepat dan terkoordinasi,” ujar Kepala Dinas Kominfo Nganjuk Subani, Minggu (19/4)
Rapat ini dihadiri oleh seluruh perangkat daerah terkait, mulai dari Damkar, BPBD, Satpol PP, Dinas Kesehatan, hingga Dinas Sosial.
“Tujuannya jelas, membangun sistem respons yang terintegrasi agar setiap laporan masyarakat dapat ditangani secara cepat, tepat, dan sesuai kewenangan masing-masing instansi.” Jelas Subani
Call Center 112 bukan sekadar layanan pelengkap, melainkan ujung tombak penanganan kondisi genting. Melalui nomor ini, warga bisa melaporkan berbagai kejadian mulai dari kebakaran, kecelakaan, bencana alam, gangguan keamanan, hingga kondisi medis yang membutuhkan pertolongan segera.
Sebagai nomor tunggal yang bebas pulsa dan aktif 24 jam non-stop, layanan ini dirancang untuk memudahkan masyarakat.
“Warga tidak perlu lagi bingung mengingat banyak nomor berbeda, cukup hubungi 112, laporan akan langsung diteruskan ke instansi yang berwenang untuk ditindaklanjuti,” papar Subani
Dalam situasi kritis, setiap detik sangat berharga. Oleh karena itu, sinergi dan koordinasi yang solid antar instansi menjadi kunci utama agar bantuan bisa datang tepat waktu dan maksimal. Evaluasi rutin pun dilakukan untuk terus membenahi sistem dan mengatasi kendala di lapangan.
“Ke depan, sosialisasi akan terus digencarkan agar masyarakat semakin familiar dan terbiasa menggunakan nomor 112 sebagai pilihan utama saat menghadapi keadaan darurat. Dengan demikian, perlindungan dan rasa aman bagi warga Nganjuk dapat semakin terjamin,” pungkas Subani. (*)







