KabarBaik.co – Dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas, Satlantas Polres Jombang menggelar sesi edukasi keselamatan berkendara yang menyasar puluhan pengemudi ojek online (ojol).
Kegiatan berlangsung di Gedung Indraloka Dinas Perhubungan Jombang dan menjadi bagian dari rangkaian Operasi Zebra Semeru 2025 atas instruksi Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan.
Sekolah kilat edukasi lalu lintas itu dipandu langsung oleh KBO Satlantas Polres Jombang Iptu Syamsul Arifin. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa edukasi tersebut merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran serta kedisiplinan berlalu lintas, khususnya bagi para driver ojol.
“Kegiatan ini merupakan kegiatan preemtif dari rangkaian Operasi Zebra Semeru 2025. Yang mana sasarannya teman-teman ojek online,” ujar Syamsul dalam keterangannya Kamis (20/11).
Tidak hanya pemaparan materi, forum ini juga berlangsung interaktif. Para driver diberi kesempatan menyampaikan keluhan serta masukan terkait kondisi di lapangan.
Salah satu yang mencuat adalah kebiasaan penumpang membawa dua anak sekaligus, yang dianggap berisiko dan melanggar aturan sehingga membuat driver resah.
Menanggapi hal itu, Syamsul memastikan pihaknya siap membantu menertibkan.
“Para driver meminta kepada kami untuk ikut memberikan teguran kepada pengguna jasa ojek online agar tertib. Ke depan bila kita temukan, akan kita lakukan secara persuasif dan humanis,” jelasnya.
Kegiatan ini disambut positif oleh para pengemudi. Edi Supangat, 45 tahun, Koordinator Ojol Jombang, mengapresiasi langkah Satlantas yang dianggap sangat membantu meningkatkan keselamatan di jalan.
“Kita berusaha semaksimal mungkin untuk mematuhi peraturan lalu lintas untuk meminimalisir kecelakaan dan meningkatkan keselamatan dalam berlalu lintas,” ungkap Edi.
Melalui dialog terbuka ini, Satlantas Polres Jombang berharap terjalin sinergi antara aparat dan para pengendara ojol, sekaligus turut mengedukasi pengguna jasa demi terciptanya keselamatan bersama di jalan raya. (*)







