Pandawa Hadirkan Surga Kuliner Halal Indonesia di Jantung Kota Sydney

oleh -79 Dilihat
IMG 20251018 WA0026
Pandawa telah mengantongi sertifikat halal resmi, memastikan setiap sajian memenuhi standar kehalalan yang ketat.

KabarBaik.co – Di tengah ramainya kawasan bisnis Kota Sydney, sebuah sudut rasa Nusantara hadir mengobati rindu akan kampung halaman. Restoran Pandawa, yang berlokasi di 220 Pitt Street, Sydney CBD, bukan sekadar tempat makan, melainkan ruang pulang bagi diaspora Indonesia dan pencinta kuliner Tanah Air.

Begitu melangkah masuk, pengunjung langsung disambut suasana hangat dengan nuansa Nusantara yang kental. Ornamen khas Indonesia berpadu dengan aroma masakan tradisional yang menggugah selera, menghadirkan pengalaman yang lebih dari sekadar menikmati makanan.

Pandawa berdiri dengan satu misi: menyajikan kuliner Indonesia apa adanya—dengan rasa, penyajian, dan suasana yang setia pada tradisi. Menu yang dihadirkan pun beragam dan dekat di hati, mulai dari Nasi Bungkus beralas daun pisang, Nasi Padang, hingga Nasi Kapau Minang lengkap dengan Gulai Tambusu, Gulai Cubadak, Gulai Tunjang, dan Paru Balado.

Hidangan populer lainnya seperti Ayam Geprek Cobek, Nasi Uduk, Nasi Kuning, Nasi Bebek Goreng, Ayam Goreng Kremes, Ketoprak, Batagor, Bakso Pandawa, Sop Buntut, Sate Ayam Tretes, Soto Betawi, Rawon, Soto Ayam, Gado-Gado, hingga Ikan Bakar Jimbaran Sambal Matah, tersaji dengan cita rasa yang autentik.

Sebagai pelengkap, Pandawa juga menghadirkan hidangan penutup dan minuman khas Indonesia seperti Es Cendol, Es Doger, dan Es Teler yang menyegarkan dan membangkitkan nostalgia.

Pandawa telah mengantongi sertifikat halal resmi, memastikan setiap sajian memenuhi standar kehalalan yang ketat. Hal ini menjadi jaminan kenyamanan bagi pelanggan, khususnya muslim, untuk menikmati hidangan tanpa rasa ragu.

Didirikan pada 2023, Pandawa berkembang pesat dan kini dikenal luas. Lebih dari 6.500 ulasan di Google dengan rating 4,9 menempatkannya sebagai restoran Indonesia dengan penilaian tertinggi di Australia.

Di balik kesuksesan Pandawa, ada tiga nama yang membawa semangat memperkenalkan kuliner Indonesia ke panggung global: Sugiarto Wijono, Lily Tenacious Wijono, dan Antonius Auwyang. Ketiganya memiliki visi yang sama, menjadikan kuliner sebagai diplomasi budaya yang menyatukan selera dan identitas bangsa.

“Menjadikan Pandawa Indonesia destinasi kuliner nomor satu di dunia dengan cita rasa Nusantara yang menyatukan selera di panggung global,” ujar Sugiarto Wijono.

“Bersama keluarga besar Pandawa, kami mengangkat nama Indonesia ke dunia melalui keaslian rasa Nusantara,” tambah Antonius Auwyang, Sabtu (18/10).

Lily Tenacious Wijono menegaskan, setiap detail dari hidangan yang ditawarkan mewakili kekayaan rasa dari berbagai daerah di Indonesia. “Kami bersyukur melihat sambutan hangat dari warga Sydney,” ujarnya.

Nama Pandawa diambil dari tokoh pewayangan Jawa yang melambangkan kebenaran, persaudaraan, dan kesetiaan. Nilai-nilai itulah yang menjadi roh Pandawa, baik dalam meracik resep, menyambut tamu, maupun membangun suasana makan yang hangat seperti di rumah sendiri.

Hadir dengan kapasitas lebih dari 170 kursi, Pandawa tak hanya menjadi tempat makan, tetapi juga ruang temu dan persaudaraan. Banyak pengunjung mengaku merasakan kembali semangat kebersamaan khas Indonesia setiap kali menyantap makanan di tempat ini.

Di media sosial, Pandawa juga mencuri perhatian. Akun Instagram resminya, @pandawa.australia, telah diikuti lebih dari 45.000 pengguna, menjadikannya restoran Indonesia terpopuler di Sydney. Kehadiran digital ini bukan sekadar promosi, tetapi menjadi ruang berbagi cerita dan pengikat komunitas.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Dani
Editor: Gagah Saputra


No More Posts Available.

No more pages to load.