KabarBaik.co, Malang – PT Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, perusahaan menggelar aksi penanaman 240 pohon di Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.
Kegiatan penghijauan tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari jajaran Pegadaian, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang, Pemerintah Desa Ngijo, hingga masyarakat setempat. Sebanyak 240 pohon yang terdiri atas jenis Alpukat Aligator dan Tabebuya ditanam di sejumlah titik sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat fungsi konservasi lahan.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya Ahmad Zaenudin mengatakan, penanaman pohon merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung keberlanjutan lingkungan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga alam.
Menurutnya, pohon yang ditanam tidak hanya memberikan manfaat saat ini, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi generasi mendatang.
“Melalui penanaman 240 pohon Alpukat Aligator dan Tabebuya ini, Pegadaian ingin menghadirkan manfaat yang bisa dirasakan dalam jangka panjang. Kami percaya menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Setiap pohon yang ditanam menjadi investasi untuk masa depan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan,” ujar Ahmad Zaenudin, Senin (8/6).
Kegiatan ini turut dihadiri Deputy Operasional PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya Alfafatih Rosada dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang Ahmad Dzulfikar Nurahman.
Alfafatih Rosada menjelaskan, program TJSL Pegadaian tidak hanya berfokus pada aspek sosial dan ekonomi, tetapi juga mencakup upaya pelestarian lingkungan. Karena itu, berbagai kegiatan yang dijalankan perusahaan diarahkan agar mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret Pegadaian dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi masyarakat sekitar,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang Ahmad Dzulfikar Nurahman mengapresiasi keterlibatan Pegadaian dalam mendukung program penghijauan di wilayahnya. Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan di tengah tantangan perubahan iklim.
Apresiasi serupa juga datang dari Pemerintah Desa Ngijo. Sekretaris Desa Ngijo Muhamad Shofi menilai keberadaan pohon-pohon tersebut nantinya tidak hanya memperindah kawasan desa, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat ekonomi dan ekologis bagi masyarakat.
“Kami berterima kasih atas kepedulian Pegadaian terhadap lingkungan desa. Pohon yang ditanam hari ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.
Melalui program TJSL ini, Pegadaian menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya terkait penanganan perubahan iklim dan pelestarian ekosistem daratan.
Aksi penanaman pohon tersebut diharapkan menjadi langkah awal yang mampu mendorong partisipasi lebih luas dari berbagai pihak dalam menjaga lingkungan, sekaligus mewariskan alam yang lebih lestari bagi generasi mendatang. (*)






