KabarBaik.co, Surabaya – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Sepanjang Juni 2026, PLN menyalurkan bantuan di Kabupaten Bangkalan, Madura, dan Desa Mlirip, Kabupaten Mojokerto, yang berfokus pada penguatan pendidikan digital serta pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Di Bangkalan, PLN UIT JBM menyerahkan bantuan digitalisasi pendidikan kepada MDTA Miftahul Ulum. Bantuan tersebut berupa 10 unit komputer, tiga unit laptop, satu unit printer, satu unit proyektor, serta meja dan kursi untuk menunjang laboratorium komputer sekolah.
Bantuan itu disambut antusias oleh pihak sekolah. Kepala MDTA Miftahul Ulum, Jusaimin, mengungkapkan bahwa selama ini sekolah masih menghadapi keterbatasan sarana teknologi, termasuk saat pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).
“Kami sangat berterima kasih kepada PLN UIT JBM atas bantuan ini. Selama ini kami harus menyewa komputer untuk pelaksanaan ANBK dan penggunaannya dilakukan secara bergantian. Kini para santri memiliki fasilitas yang lebih memadai untuk ujian maupun kegiatan pembelajaran berbasis digital,” ujar Jusaimin Senin (22/6).
Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut akan membuka akses yang lebih luas bagi para santri untuk mengenal teknologi sekaligus meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di lingkungan madrasah.
Secara terpisah, General Manager PLN UIT JBM Ika Sudarmaja mengatakan bahwa digitalisasi pendidikan menjadi salah satu fokus program TJSL PLN. Melalui bantuan tersebut, PLN ingin mendukung pemerataan akses pendidikan yang berkualitas, terutama di wilayah yang masih memiliki keterbatasan sarana pembelajaran berbasis teknologi.
“Kami berharap para santri semakin siap menghadapi era digital, memiliki literasi teknologi informasi yang lebih baik, serta mendukung para tenaga pendidik dalam mengembangkan metode pembelajaran berbasis digital. Ini merupakan wujud nyata kehadiran PLN dalam mendukung pendidikan yang berkualitas dan merata bagi masyarakat,” kata Ika.
Tak hanya di sektor pendidikan, PLN UIT JBM juga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi desa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembangunan Rumah Pangan BUMDes Mlirip di Kabupaten Mojokerto.
Program tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan bersama perwakilan manajemen PLN UIT JBM, Emmy Muflihatun Asana selaku MUPT Malang, Kepala Desa Mlirip Ir. Purwanto, serta Ketua BUMDes Mlirip Nur Indah Malita Putri.
Rumah Pangan BUMDes Mlirip diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa, sekaligus memperkuat pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang selama ini menjadi penggerak ekonomi lokal.
Kepala Desa Mlirip, Purwanto, menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN yang dinilai turut membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi berbasis desa.
“Kami berterima kasih atas kepedulian PLN yang turut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sebagai bentuk sinergi, masyarakat Desa Mlirip juga siap bersama-sama menjaga keamanan dan keandalan pasokan listrik demi mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ika Sudarmaja menegaskan bahwa melalui program PLN Peduli, perusahaan tidak hanya berfokus pada penyediaan pasokan listrik yang andal, tetapi juga berupaya menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat.
“PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan manfaat yang lebih luas, baik melalui peningkatan akses pendidikan, penguatan kemandirian ekonomi masyarakat, maupun dukungan terhadap pembangunan berkelanjutan yang memberikan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat,” pungkasnya. (*)






