KabarBaik.co – Pemerintah Kabupaten Jember bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Penguatan Kelembagaan Posyandu yang dipusatkan di Aula PB Sudirman pada Senin (24/11) pagi.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan memperkuat peran Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting di Jawa Timur.
Acara ini dihadiri oleh Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak, yang didampingi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ghyta Eka Puspita.
Fokus utama kegiatan ini adalah pemberdayaan kader dan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita. Kegiatan ini menyasar kelembagaan Posyandu di 20 kabupaten se-Jawa Timur dengan harapan mampu menekan angka stunting.
Di Kabupaten Jember sendiri, kegiatan ini diikuti oleh 250 orang tua beserta balita yang menerima paket makanan tambahan dan 20 orang kader Posyandu.
Dalam sambutannya, Arumi Bachsin menilai kegiatan ini sangat bermanfaat karena dapat meningkatkan peran kader Posyandu dalam pemantauan tumbuh kembang balita dan penyuluhan gizi.
“Dengan adanya enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), kader Posyandu kini menjadi tonggak utama dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Arumi.
Ia juga menyoroti keunggulan Posyandu yang lebih dekat dengan permukiman warga dibandingkan Puskesmas atau rumah sakit.
“Ini sangat membantu masyarakat di daerah dengan kondisi geografis beragam, seperti pegunungan atau pesisir pantai, di mana jarak menuju fasilitas kesehatan utama dapat mencapai beberapa kilometer,” terangnya.
Posyandu diharapkan menjadi sistem layanan kesehatan yang paling diandalkan masyarakat karena memiliki jangkauan yang lebih dekat, beban layanan yang lebih ringan, serta mencakup pembinaan dan pelayanan kesehatan rutin.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ning Ghyta Eka Puspita, menyambut baik dukungan ini.
“Kabupaten Jember memiliki wilayah yang luas dengan kondisi geografis berupa pegunungan dan pesisir pantai. Keberadaan Posyandu sangat bermanfaat. Kegiatan seperti ini berperan penting bagi Kabupaten Jember dalam upaya meningkatkan kesehatan serta menurunkan angka stunting,” pungkasnya. (*)








