Pemprov NTB Bentuk TRC Infrastruktur, Laporan Jalan Rusak Ditindaklanjuti Maksimal 24 Jam

oleh -89 Dilihat
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat meluncurkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Infrastruktur di Kantor Balai Pemeliharaan Jalan Dinas PUPRPKP NTB, Selasa (21/7). (Foto: Ist)
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat meluncurkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Infrastruktur di Kantor Balai Pemeliharaan Jalan Dinas PUPRPKP NTB, Selasa (21/7). (Foto: Ist)

KabarBaik.co, Mataram – Jalan rusak di Nusa Tenggara Barat (NTB) kini tak perlu menunggu lama untuk ditangani. Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB resmi membentuk Tim Reaksi Cepat (TRC) Infrastruktur yang bertugas merespons setiap laporan kerusakan jalan maksimal 24 jam sejak diterima.

Tim tersebut diluncurkan langsung oleh Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, di Kantor Balai Pemeliharaan Jalan Dinas PUPRPKP NTB, Mataram, Selasa (21/7).

Menurut Iqbal, kehadiran TRC menjadi perubahan pola penanganan infrastruktur di NTB. Selama ini pemerintah lebih banyak mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalan baru atau peningkatan ruas jalan, sementara pemeliharaan rutin belum memiliki sistem yang terukur.

“Platform TRC ini untuk memastikan fasilitas jalan bagi masyarakat tetap layak,” kata Iqbal.

TRC akan bertanggung jawab menjaga kondisi sekitar 2.500 kilometer jalan provinsi yang membentang di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Tim ini tidak hanya memperbaiki jalan berlubang, tetapi juga menangani drainase, bahu jalan, cekungan, hingga kerusakan akibat kendaraan bertonase berlebih.

Gubernur Iqbal mengakui anggaran pemeliharaan jalan masih terbatas. Namun, pemerintah akan memperkuat pembiayaan secara bertahap dalam tiga tahun ke depan, termasuk menggandeng dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) serta dukungan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD).

Saat ini Pemprov NTB telah memiliki 15 unit alat berat senilai sekitar Rp 30 miliar yang berasal dari hibah sejumlah kementerian. Pemerintah juga menambah anggaran pemeliharaan sebesar Rp 3 miliar.

“Kebutuhan kita banyak. Saat ini kita memiliki 15 alat berat senilai Rp 30 miliar dari hibah berbagai kementerian dan tambahan anggaran Rp 3 miliar untuk pemeliharaan,” ujarnya.

Iqbal meminta masyarakat ikut mengawasi kondisi jalan dengan melaporkan kerusakan melalui aplikasi Siaga, media sosial Gubernur NTB, maupun layanan SP4N-LAPOR!. Setiap laporan akan diverifikasi dan ditindaklanjuti oleh TRC paling lambat 24 jam setelah diterima.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPRPKP NTB Lalu Kusuma Wijaya, mengatakan tim telah memverifikasi sedikitnya 20 titik kerusakan jalan di Lombok dan Sumbawa. Sebagian di antaranya sudah mulai dikerjakan.

Lokasi prioritas meliputi ruas jalan di depan RSUD Sumbawa, Lancing, Sekotong, Kabupaten Sumbawa Barat, Moyo Hilir, Tambora, Wera, hingga ruas Kediri–Kuripan.
Sebanyak lima Tim Reaksi Cepat disiagakan di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Masing-masing tim diperkuat 15 personel dari Balai Pemeliharaan Jalan PUPRPKP NTB untuk memastikan penanganan kerusakan jalan berlangsung cepat dan tepat sasaran.(*)

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini

Penulis: Achmad Adi Nurcahya
Editor: Andika DP


No More Posts Available.

No more pages to load.