Pemuda Bawean Gresik Tak Bisa Nyoblos Gegara Petugas Teledor Belum Input Data

oleh -1727 Dilihat
IMG 0744
Ilustrasi.

kabarbaik.co – Keteledoran penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) mengakibatkan Fildan Khairuddin (27) pemuda asal Desa Sukaoneng, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik tidak bisa menyalurkan hak suaranya, Rabu (14/2/2024).

Fildan terpaksa harus golput karena mendapat penolakan dari petugas KPPS saat hendak nyoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar. Hal ini dikarenakan ia tak membawa Formulir C6.

Fildan pun mengaku sedih sekaligus kecewa. Tersebab, dirinya sudah melakukan pengurusan pindah memilih, ke TPS Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Gresik, sesuai tempat tinggal sementara.

Bahkan, Fildan mengaku sudah berkoordinasi dengan salah satu petugas PPK Manyar. Serta mengirim data untuk pindah tempat memilih atau pindah TPS.

“Sudah saya setor KTP, dan surat tugas sebagaimana yang direkomendasikan petugas PPK. Tapi saat datang ke TPS bawa KTP, tidak bisa mencoblos karena datanya belum masuk rekapan,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (14/2/2024).

Usut punya usut, ternyata data yang diserahkan Fildan belum diinput ke dalam sistem oleh penyelenggara. Keteledoran petugas ini mengakibatkan Fildan tidak bisa menyalurkan hak suaranya.

Saat dikonfirmasi awak media, Anggota PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) Manyar Bagian Data, Asrori membenarkan bahwa nama tersebut belum dilakukan rekap dalam daftar pemilih tambahan (DTB).

“Maaf memang tidak keinget dan ternyata nama tersebut memang belum saya eksekusi masuk DPTB. Karena PPK banyak kegiatan. Termasuk melayani orang di kantor, tidak ada berhentinya,” ucapnya.

Terpaksa, Fildan Khairuddin tidak bisa mencoblos di TPS wilayah Kecamatan Manyar. “Maaf memang tidak bisa, karena belum masuk DPTB,” ujarnya.

Kelalaian penyelenggara ini pun sangat disayangkan Ketua Panwaslu Kecamatan Manyar Achmad Taufiq. Pihaknya sudah berusaha mencari solusi namun menemui jalan buntu.

“Ini harus diminta tanggung jawab, ini sudah daftar. Kok bisa tidak direkap. Kami sudah ngotot minta penjelasan dari PPK di Kecamatan, tapi sama saja tidak ada solusi,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel kabarbaik.co yang lain di Google News

Kami mengajak Anda untuk bergabung dalam WhatsApp Channel KabarBaik.co. Melalui Channel Whatsapp ini, kami akan terus mengirimkan pesan rekomendasi berita-berita penting dan menarik. Mulai kriminalitas, politik, pemerintahan hingga update kabar seputar pertanian dan ketahanan pangan. Untuk dapat bergabung silakan klik di sini



No More Posts Available.

No more pages to load.