KabarBaik.co, Pasuruan – Peringatan Hari Buruh Sedunia atau May Day di Lapangan Candra Wilwatikta Pandaan, Kabupaten Pasuruan, menyisakan keresahan akibat minimnya pengawasan keamanan di lokasi. Lemahnya penjagaan polisi di tengah kerumunan massa dimanfaatkan komplotan pencuri untuk beraksi secara bebas saat para peserta sedang mengikuti rangkaian hiburan.
Sejumlah pengunjung melaporkan kehilangan barang berharga di tengah desak-desakan ribuan orang yang memadati tempat kegiatan May Day. Meskipun panitia menyuguhkan berbagai atraksi, nyatanya perlindungan terhadap kenyamanan warga yang hadir dinilai masih sangat rentan terhadap tindak kriminalitas.
“Teman saya kehilangan ponsel yang ditaruh di saku celana berkapasitas aman, namun saat dicek barang tersebut sudah hilang,” ujar salah satu rekan korban bernama Reka, Jumat (1/5).
Ia menyayangkan hilangnya sinyal pelacak saat dirinya mencoba mengejar posisi pelaku di tengah kerumunan massa yang sangat padat tersebut. “Pelaku sempat terlihat, namun karena banyaknya peserta saya menjadi kesulitan untuk menangkapnya,” jelas Reka.
Kondisi keamanan yang tidak steril tersebut membuat para pengunjung merasa tidak nyaman saat mengikuti jalannya acara hingga selesai. “Kami membenarkan adanya laporan kehilangan ponsel tersebut, namun hingga kini baru satu orang yang resmi melapor secara tertulis,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Pandaan, Ipda S. Binsar H. Manurung.
Pihak kepolisian mengaku masih terus melakukan pendalaman untuk mengidentifikasi jaringan pencopet yang diduga sengaja mengincar momentum keramaian ini. Saat ini polisi sedang melakukan penyelidikan terkait laporan warga. “Petugas kini sudah mulai melakukan proses penyelidikan terhadap laporan yang masuk di Mapolsek Pandaan,” tandasnya. (*)






